10000 Santri Akan Sambut Jokowi dengan Shalawat Badar dalam Munas NU 2017

Rabu, 04 Oktober 2017

ISLAMNUSANTARA.COM, Lombok – Sekitar 10.000 ribu siswa dan santri direncanakan akan menyambut Presiden Jokowi dengan shalawat badar dalam acara pembukaan Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar NU yang akan dilangsungkan di Islamic Center, Mataram, (23/10). Barisan santri dan siswa NU berjajar dari pendopo Gubernur NTB sampai Islamic Center mengumandangkan shalawat badar tempat rute presiden dan rombongan menuju Islamic Center dari pendopo Gubernur NTB sekitar 1,5 km.

Informasi tersebut disampaikan oleh seksi acara Munas dan Konbes NU Baiq Muliana dan Zamroni Aziz dalam koordinasi panitia daerah Munas Alim Ulama dan Konbes 1 NU di kediaman Haji Mahdan di Gerung Lombok Barat, Selasa (3/9).

Baiq Muliana mengatakan, seksi acara Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2017 sudah melakukan persiapan untuk memeriahkan acara pembukaan yang akan dihadiri oleh Presiden Jokowi beserta beberapa mentri yang terkait. “Seksi acara akan bertanggung jawab penuh untuk kesuksesan acara karena akan mengharumkan nama baik NU dan NTB pada umumnya,” sambung Zamroni Aziz yang juga Ketua GP Ansor NTB.

Sementara Ketua PWNU NTB Tgh Taqiuddin Mansyur mengharapkan semua pihak untuk berpartisipasi dan menyukseskan acara kaum nahdliyin yang akan dihadiri sekitar 500 utusan dari  PWNU se-Indonesia, termasuk ribuan kaum nahdliyin yang hadir sebagai penggembira.

“Dua puluh tahun NTB pernah jadi tuan rumah Muktamar NU dan sukses. Sekarangpun harus lebih baik dan sukses lagi,” kata Tgh Taqiuddin Mansyur seraya menambahkan dalam beberapa hari ke depan panitia munas dan Konbes NU akan melakukan rapat koordinasi dengan pihak Pemkot Mataram.

Sedang Ketua Panitia Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2017 Lalu Winengan mengusulkan ada panitia khusus yang menangani bazar selama berlangsungnya acara agar lebih efektif dan terkoordinir dengan baik.

“Ini untuk praktis dan efektivitasnya agar acara Bazar berjalan dengan baik dan tetap dibawah koordinasi seksi acara,” kata Lalu Winengan.

Acara rapat yang dipimpin dan dipandu oleh sekretaris panitia, Marinah Hardi berlangsung dinamis karena masing masing seksi diminta menyampaikan progres report yang menjadi tanggung jawab masing-masing seksi yang krusial seperti seksi akomodasi, transportasi, acara.

Masing-masing seksi sudah mempresentasikan kemajuan kegiatan yang sudah dilakukan termasuk fasilitas penunjang di enam pesantren yang sedianya dipakai hajatan ini.

Hajjah Wartiah, pimpinan Pesantren Nurul Islam Sekarbela mengatakan, semua fasilitas yang di Pesantren Nurul Islam sudah siap dan ada beberapa pekerjaan seperti pembuatan MCK dalam seminggu ke depan selesai.

“Selain itu ada 10 kamar kos-kosan dengan fasilitas lengkap bisa dipakai secara gratis,” kata Hajjah Wartiah yang juga Ketua DPW PPP NTB.

Sementara Koordinator akomodasi Abdul Majid menegaskan, seksi akomodasi sudah menyiapkan tempat bagi peserta yakni dengan memboking ratusan kamar hotel. Sementara itu untuk rombongan di luar peserta resmi, seksi akomodasi akan memusatkan di asrama haji atau Pesantren Darul Hikmah sebagai pusat shelter penampungan para tamu nahdliyin.

“Prinsipnya seksi akomodasi akan berbuat yang terbaik untuk para tamu undangan resmi maupun  tidak agar pelaksanaan Munas dan Konbes NU 2017 tidak tercederai,” pungkasnya. (ISNU)

Sumber: NU Online

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: