ABC News: 16 Masjid di Indonesia Aktif Sebarkan Ideologi ISIS

Selasa, 01 Agustus 2017

ISLAMNUSANTARA.COM – Dalam laporan ABC news, media yang berasis di Australia menyebutkan;  sedikitnya ada 16 masjid di Indonesia diklaim ikut aktif mendukung gerombolan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Mereka bertugas mendidik calon tentara ISIS secara ideologis sebelum dikirim ke Suriah.

Dalam artikel pada laman daringnya, Senin (31/7/2017), klaim itu didasarkan pada penelitian yang mengatasnamakan pemerintah Indonesia terjadap 41 masjid yang tersebar di 16 Provinsi.

Lagi-lagi media Australia mendahului. Melalui investigasi yang dilakukan dengan cara menyamar, sedikitnya 16 masjid, menurut mereka total mendukung jaringan ISIS. Keenambelas masjid tersebut tersebar di 7 Provinsi.

Direktur Eksekutif Pusat Kajian Radikalisme dan Deradikalisasi Adhe Bhakti yang diwawancarai ABC mengatakan, pondok pesantren dan majelis pembaca Alquran juga digunakan untuk propaganda ISIS.

“Kami menemukan beragam bentuk dan fungsi yang berbeda dari masjid. beberapa di antaranya digunakan untuk propaganda ideologis, tempat konsolidasi ISIS,” tuturnya.

Bahkan, kata Adhe, ada pula pengurus masjid menjadi petugas agen perjalanan untuk orang-orang yang ingin pergi ke Suriah. Adhe menuturkan, ia dan timnya sempat menyamar dan mengikuti kegiatan majelis taklim di masjid-masjid tersebut selama beberapa bulan.

“Bahkan pengurus masjid (marbot) bertindak sebagai agen perjalanan bagi mereka yang ingin ke Suriah. Mereka bahkan mengumpulkan dana bagi yang tidak memiliki dana untuk ke sana, sehingga mereka bisa pergi ke Suriah,” ,” ujar dia memaparkan.

Ia memastikan, masih mengingat dan mendokumentasikan sejumlah diskusi dan khotbah di masjid tersebut yang mendukung ISIS. “Kami ikut menjadi anggota kelompok pembacaan Al Quran. Kami mengikuti kegiatan mereka. Kami juga melakukan wawancara dengan jemaah. Jadi, kami mendapatkan informasi dengan berbagai cara,” tandasnya. (ISNU)

Sumber: Duta.co

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: