Agama Bukan Alat Pemuas Hawa Nafsu dan Kehidupan Duniawi

Sabtu, 13 Mei 2017

ISLAMNUSANTARA.COM, Tanggamus – Guru agama harus mampu berperan aktif sebagai sosok panutan para pelajar dalam bidang agama,yaitu dengan menanamkan ajaran agama secara komprehensif dan menyeluruh untuk mencetak generasi Islam yang cerdas dan agamis.

Demikian harapan Plt Bupati Tanggamus yang juga merupakan Ketua PW Pergunu Provinsi Lampung H Samsul Hadi pada acara Penguatan Guru-guru Pendidikan Agama Islam se-Kabupaten Tanggamus di Gedung NU Tanggamus, Kamis (11/5).

Dalam kegiatan yang diinisiasi oleh Pergunu dan ISNU Tanggamus ini ia berharap juga para guru agama mampu menjadi panutan bagi para siswa-siswinya dalam sikap dan perilaku dalam kehidupan.

“Guru Agama jangan menjadikan agama sebagai alat untuk memenuhi hasrat dan nafsu pribadi dan jangan pula dijadikan untuk mencari kehidupan duniawi,” tegasnya.

Selain itu, guru agama juga harus dapat memberikan warna, bukan malah terwarnai oleh berbagai macam aliran dan paham dalam Islam yang saat ini deras membanjiri masyarakat melalui berbagai media.

Pada kegiatan yang dihadiri oleh 420 peserta, ia mewakafkan 500 buku yang berjudul Untaian Permata Dalil-dalil Amaliyah Ahlussunnah Waljamaah, terjemahan dari kitab Al-Muqtathafat li Ahlil Bidayat karya KH Marzuki Mustamar.

“Semoga buku yang merangkum dalil-dalil amaliyah Ahlussunah wal Jamaah ini dapat menjadi rujukan dalam bersikap dari rongrongan dan upaya sebagian golongan yang menjadikan umat ragu pada ajaran agama dan ulamanya, serta merendahkan bahkan menghina mereka,” harapnya.

Dalam kegiatan tersebut juga diisi dengan pemaparan materi dari seorang Konsultan Pendidikan Evi Ghozali dengan judul Mendidik dengan Hati. Menurutnya, guru harus menjadi orang tua bahkan teman kepada muridnya. Guru juga harus mampu berucap santun yang timbul dari rasa kasih dan sayang kepada semua siswa dalam kondisi apapun. (ISNU)

Sumber: NU Online

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: