begini Penjelasan Habib Luthfi soal Sunah Nabi Tak Sekedar Berpahala

Sabtu, 08 April 2017

ISLAMNUSANTARA.COM, Karanganyar – Rais ‘Aam JATMAN, Habib Luthfi bin Yahya menyampaikan bahwa Rosulullah SAW mengajarkan banyak hal kepada umatnya, mulai dari persoalan yang besar sampai hal yang terkadang dianggap sepele, seperti cara makan dengan tangan kanan, masuk kamar mandi mendahulukan kaki kiri dan sebagainya.

Namun, hal-hal yang disunahkan Rasulullah tersebut, sejatinya mengandung makna yang tidak sepele. Selain pahala tentunya, ketika kita meniru cara Nabi tersebut akan memberikan manfaat yang luar biasa.

“Sunah Nabi tidak sekedar berpahala, tapi kandungannya luar biasa. Sebagai contoh sebelum kita makan, dianjurkan untuk cuci tangan,” kata Habib Luthfi pada acara pengajian Maulid Nabi saw yang diselenggarakan di Pesantren Al-Inshof Plesungan, Karanganyar, Jawa Tengah, belum lama ini (1/4).

Mengapa demikian? Meskipun tangan kita bersih, lanjut Habib Luthfi, tangan kita sebelumnya pernah memegang sesuatu, entah itu kursi dan lain sebagainya.

“Padahal sama bersihnya. Tapi diharap cuci tangan. Karena flek pada enzim yang keluar dari dua urat nadi ini yang menghubungkan otak kecil dan jantung. Kalau kita tidak cuci tangan, enzim tersebut akan masuk ke nasi yang kita makan,” terang dia.

“Barang siapa makan tapi tidak cuci tangan, akan mewariskan kefakiran, artinya mengandung penyakit,” lanjutnya.

Ditambahkan Habib Luthfi, dalam mendahulukan kaki kiri ketika hendak masuk kamar mandi, itu pun terdapat manfaat yang besar. “Ketika masuk dengan kaki kiri, dapat menutup hawa tidak baik dari kamar mandi. Demikian pula ketika keluar dengan kaki kanan. Semua ini dapat menjauhkan kita dari penyakit stroke,” pungkasnya. (ISNU)

Sumber: NU Online

 

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: