Belajar Akhlak Mulia dari Kiai Said dan Habib Luthfi

Senin, 13 Maret 2017

ISLAMNUSANTARA.COM, Demak – Ditengah maraknya ujaran kebencian dan prasangka buruk yang disajikan oleh sejumlah kelompok radikal, para ulama tak pernah putus terus menjadi oase Akhlak mulia di kalangan NU.

Pemandangan menyejukkan tersebut terjadi ketika diselenggaraknnya Haul Agung ke-514 H Kanjeng Sultan Raden Abdul Fattah Al-Akbar Sayyidin Panotogomo, Sabtu (11/3) malam di Demak, Jawa Tengah.

Rais Aam Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN) Habib Luthfi bin Yahya dan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj saling merendahkan badan dan menunduk ketika bersalaman di panggung utama haul.

Momen tersebut diabadikan oleh video singkat yang diunggah Kiai Said di akun twitter resmi pribadinya, @saidaqil. Saat itu, Kiai Said dan undangan lain yang telah hadir seketika berdiri ketika Habib Luthfi datang. Ulama asal Pekalongan tersebut langsung menyalami tamu di panggung satu per satu.

Tibalah saatnya Kiai Said bergiliran menyalami ulama yang dikenal getol menyerukan persatuan dalam berbangsa ini. Setelah tangan Kiai Said meraih tangan Habib Luthfi, kedua tokoh nasional yang cukup mendunia ini secara bersamaan merendahkan badan mereka dan menunduk.

“Alhamdulillah…Berkesempatan hadir di Haul Agung ke-514 H Raden Fattah, Demak. Hadir pula dalam kesempatan ini Habib Lutfhi bin Yahya,” tulis Kiai Said dalam caption video berdurasi 19 detik itu.

Dalam pemandangan tersebut, Kiai Said terlihat kuat ingin meraih tangan Habib Luthfi untuk kemudian diciumnya. Pengasuh Pesantren Al-Tsaqafah Ciganjur Jakarta Selatan ini akhirnya berhasil mencium tangan Habib Luthfi yang nampak berusaha menarik tangannya.

Dalam Haul yang dihadiri oleh ribuan jamaah ini, baik Kiai Said maupun Habib Luhtfi memberikan taushiyah. Mereka menekankan akan pentingnya selalu menghormati para leluhur melalui tradisi haul dan kegiatan-kegiatan lainnya.

Sinergi antara ulama dan umaro (pemerintah) dari dulu hingga sekarang terbukti mewujudkan bangsa yang kuat. Sebab itu dalam sejumlah kesempatan, Habib Luhtfi dan Kiai Said pun tak pernah putus untuk menjalin tali yang kokoh dengan pemerintah di tengah radikalisme global yang mempunyai kecenderaungan memecah belah bangsa.  (ISNU)

Sumber: Muslimoderat

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: