Cak Nun: Dua Strategi Sunan Kalijaga Dalam Menyebarkan Islam

Selasa, 27 September 2016

ISLAMNUSANTARA.COM, Jakarta – Startegi dakwah Wali Songo dalam menyebarkan Islam relatif cepat. Dalam waktu 50 tahun, mereka berhasil menanamkan ajaran Nabi Muhammad kepada ribuan orang Jawa. Faktor menentukan adalah siasat mereka dalam menyebarkannya.

Kali ini Budayawan Emha Ainun Najib menjelaskan siasat salah seorang tokoh Wali Songo, yaitu Sunan Kalijaga. Menurutnya, ada dua siasat wali yang bernama Raden Said tersebut, yaitu siasat struktul strategis.

“Yang diislamkan di Kerajaan Majapahit adalah empunya dulu, tokoh agama. Empu Supo,” kata Emha pada peringatan Hari Lahir ke-87 NU yang digelar di halaman gedung PBNU, Jakarta, Kamis malam (31/01). Peringatan tersebut dikemas dengan “Pengajian Budaya dan Bedah Buku Atlas Wali Songo.”

Kemudian, sambung pria yang akrab disapa Cak Nun tersebut, yang diislamkan adalah anggota Dewan Negara Kerajaan Majapahit (semacama anggota DPR sekarang, red). Setelah itu, keluarga Raja Brawijaya sendiri, dimulai dari istri-istrinya.

“Akhirnya Raja Brawijaya sendiri masuk Islam.”

Siasat kedua adalah kultural, yaitu melebur dengan kebiasaan-kebiasaan masyarakat Jawa. “Sunan kalijaga menyamar kemana-mana,” tambah budayawan kelahiran Jombang, Jawa Timur.

Kalau masuk ke kalangan petani, dia jadi petani. Kalau ke nelayan, dia jadi nelayan beberapa bulan. Bahkan, jika masuk kalangan perampok, ia ikut merampok. (ISNU)

Sumber: NU Online

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: