Cara Memberantas Ideologi Radikal Menurut Direktur Deradikalisasi BNPT

Kamis, 14 Desember 2017

ISLAMNUSANTARA.COM, Jakarta – Direktur Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Irfan Idris menjelaskan bahwa radikalisme selain gerakan juga merupakan ideologi. Ideologi ini tidak bisa dihancurkan. Bahkan bisa berkembang pesat jika berusaha dicabut. Jika radikalisme adalah sebuah pohon, yang perlu dilakukan adalah memperbanyak pohon-pohon lain yang dapat menangkal pohon dengan akar radikal tersebut.

Hal itu disampaikan Irfan dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pembinaan Paham Keagamaan dan Penanganan Konflik, Selasa (12/12) yang digelar Bimas Islam Kementerian Agama RI di Jakarta.

Menurut Irfan, justru upaya mencabut dan menghancurkan pohon tersebut hanya akan menumbuhkan radikalisme baru, bahkan jumlahnya bisa lebih besar. Ia menawarkan apa yang disebutnya narasi alternatif.

“Narasi alternatif ini membiarkan pohon tersebut dengan menanami dan memperkuat pohon-pohon lain dengan narasi-narasi cinta kebangsaan, Islam ramah, kebersamaan, kebinekaan, toleransi, saling menghormati. Lama-lama, pohon dengan akar radikal tersebut akan mati sendiri,” urai doktor lulusan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.

Irfan tidak memungkiri, upaya-upaya menghilangkan ideologi radikal itulah yang selama ini dilakukan sejumlah kalangan tanpa memahami dampak yang terjadi jika langkah yang ditempuh tidak bersifat persuasif.

Narasi-narasi untuk meng-counter paham radikal bisa melalui dakwah secara luas, baik terjun ke lapangan mupun di media sosial.

“Kita juga harus terus memperkuat narasi Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, cinta NKRI, dan meneguhkan UUD 1945 atau disingkat PBNU yang ditabur ke dalam pohon-pohon di sekitar pohon dengan akar radikal,” tukasnya.  (ISNU)

Sumber: Harakatuna

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: