Empat Negara Anggota Mabims Sepakat Bentuk Pokja Penanggulangan Ekstremisme

Jum’at, 27 Oktober 2017

ISLAMNUSANTARA.COM, Yogyakarta  –Menteri-menteri Agama dari Empat negara Musyawarah yaitu Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) sepakat membentuk kelompok kerja (pokja, working group) untuk menanggulangi gerakan ekstrimisme berbasis teknologi informasi.

“Empat negara anggota Mabims sepakat dan akan mengintesifkan pembicaraan membentuk kelompok kerja (working group)  untuk menanggulangi gerakan-gerakan ektrimisme berbasis teknologi informasi,”  ujar Sekjen Kementerian Agama saat jumpa pers bersama ketua delegasi usai paparan sesi pertama Senior Official Meeting (SOM) Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) ke-42  Nur Syam  di Yogyakarta, Kamis (26/10).

Kegiatan tahunan dengan peserta para pejabat setingkat Sekretaris Jenderal dari 4 negara anggota MABIMS tahun ini berlangsung mulai tanggal 25-28 Oktober 2017. Tahun lalu diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia.

Malaysia dan Brunei Darussalam, dalam paparannya senada menyampaikan, saat ini banyak yang terlibat dalam gerakan ektrimisme mereka yang berusia muda dan terdidik.

“Berbeda dengan era sebelumnya, yang terlibat dalam gerakan ektrimisme dilakukan oleh mereka yang putus asa karena alasan ekonomi, sosial, budaya, dan karena terpinggirkan, tapi sekarang justru sudah menyasar anak muda kita, terbukti banyak generasi muda kita yang sudah terpapar oleh paham ektrimisme dan radikal,” ujar Nur Syam yang juga ketua delegasi Indonesia.

Anggota Mabims juga sepakat bahwa media informasi memiliki kontribusi signifikan mengembangkan gerakan ektrimisme ini, dan keempat negara ini juga sepakat bagaimana menanggulangi ekstrimisme ini melalui teknologi informasi. (ISNU)

Sumber: Kemenag

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: