Gerakan Cinta NKRI Melalui Islam Nusantara Dimulai dari Desa

Marwan Jafar-baru-640x420Selasa, 2 Februari 2016

JAKARTA, ISLAMNUSANTARA.COM – Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (KNRI) dengan ideologi Pancasila sebagai landasan adalah harga mati. Demikian disampaikan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jafar, saat menghadiri Haul NU ke-90 di Jakarta, Sabtu malam (30/1/2016)

Dan karena itu, lanjut Marwan, Nahdlatul Ulama (NU) sebagai ormas terbesar di Indonesia secara konsisten berjuang untuk menanamkan ideologi ini ke desa-desa agar dihayati dan diamalkan.

Karena itu lanjut Marwan, gerakan cinta Tanah Air harus dimulai dari desa. Dirinya pun meyakini hal tersebut bisa terealisasi bila dilakukan bersama-sama.

Sebagai Nahdliyin sejati, Menteri Marwan sangat memahami bahwa pemahaman tentang Islam nusantara sangat efektif dalam menanamkan pemahaman Pancasila bagi masyarakat di desa-desa.

”Inilah sebabnya, kita harus menggaungkan cinta NKRI baik secara fisik maupun idiologi ke desa-desa. Jangan sampai globalisasi membuat kecintaan pada tanah air tergerus,” ujar Marwan.

Marwan mengatakan, pihaknya berupaya mengoptimalkan program-programnya dengan menggandeng pihak lain.  Salah satu pihak yang jadi mitra kerja sama kementerian pimpinan Marwan Jafar itu adalah Nahdlatul Ulama (NU).

Seiring hari lahir NU, Marwan mengharapkan kementeriannya dengan organisasi keagamaan terbesar di Indonesia itu semakin bersinergi dalam memajukan desa. Menurutnya, NU di usianya yang ke-90 punya peran besar dalam menanamkan aspek ideologis tentang kecintaan pada tanah air, yang menjadi modal penting untuk pembangunan desa. Bahkan NU punya gagasan tentang Islam Nusantara.

“PBNU sebagai pilar ideologis yang berjasa besar mengawal keutuhan NKRI dan ideologi Pancasila kita dukung sepenuhnya untuk memperkuat jajaranya di seluruh wilayah Indonesia,” katanya.

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: