GNPF: Dakwah dengan Kekerasan dan Saling Mengkafirkan Tidak Tepat

Sabtu, 05 Agustus 2017

ISLAMNUSANTARA.COM, Jakarta – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa(GNPF) menyatakan sepakat bahwa umat Islam Indonesia harusikut menjunjung tinggi NKRI dan Pancasila. Pasalnya, hal tersebut merupakan kesepakatan bersama para pendiri bangsa.

Pernyataan tersebut  diungkapkan oleh Muhammad Lutfie sebagai perwakilan dari GNPF dalam acara halaqah dakwah kebangsaan yang diadakan oleh Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis UlamaIndonesia (MUI), Jumat (4/8). Halaqah tersebut mengangkat tema Meneguhkan Dakwah Kebangsaan sebagai Implementasi Komitmen MUI terhadap NKRI danPancasila.

“Hanya saja masih ada ketidakadilan, kekurang aspiratifan terhadap umat Islam, kata Lutfie.

Ia juga menilai, pemerintah masih kurang amanah dalammenjalankan roda pemerintahannya. Akibatnya timbul gejolak di tengah-tengahmasyarakat. Muhammad Lutfie Zuhdi salah satu narasumber dalam acara tersebutmenggambarkan sejarah tentang dakwah efektif yang dilakukan tokoh Islam terdahulu.

Ia mencontohkan beberapa tokoh seperti Imam Al-Ghazali, Jalaluddin Rumi dan Wali Songo. Menurutnya, mereka berdakwah dengan cara kelembutan. Sehingga pengaruhnya sangat besar kepada masyarakat. Mereka memandang bahwa dakwah dengan kekerasan tidak tepat, terlebih mengkafirkankelompok lain. (ISNU)

Sumber: Republika

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: