Gus Dar Bekali Pendidikan Kepemimpinan Untuk Buka Wawasan Siswa

Jum’at, 27 Januari 2017

ISLAMNUSANTARA.COM, Pamekasan – Salah satu Kiai NU Madura, KH Mudarris (Gus Dar) yang merupakan Pengasuh Pesantren Nurul Falah, Batu Bintang, Batu Marmar, Kabupaten Pamekasan menyampaikan wawasan keilmuan para siswa melalui Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS), Jumat (27/1). Kegiatan yang diikuti OSIS MTs dan SMA Nurul Falah ini akan berlangsung hingga Ahad (29/1) mendatang.

Gus Dar mengatakan bahwa LDKS diketengahkan atas kesadaran bahwa siswa merupakan bagian atau komponen yang penting diperhatikan sebagai generasi masa depan. Dari itu, siswa menjadi bidikan utama dalam LDKS untuk menjadi lebih baik dan terampil.

Menurutnya, perjuangan dalam mencerdaskan generasi bangsa tidak akan pernah selesai. Selama hayat masih dikandung badan, pengabdian adalah pilihan paling aman untuk mendapatkan ridho Allah SWT.

“Aman dari hiruk-pikuk dan carut marut keadaan yang sudah mulai kacau. Ingar bingar kehidupan saat ini sangat mengontaminasi pola pikir banyak orang, dan siapa saja termasuk siswa,” katanya.

Jika siswa hari ini tidak diperhatikan secara sungguh dengan berbagai macam persoalan yang menimpanya, terutama integritas siswa, sikap dan perilaku yang mulai menyimpang, kata Gus Dar, maka keberlangsungan hidup negeri ini akan terancam punah.

LDKS adalah bagian dari sekian banyak kegiatan yang diharapkan mampu memberikan wawasan dan perubahan terhadap pola pikir siswa. Sejak dini, siswa harus diperkenalkan dengan berbagai hal, termasuk bagaimana menjadi pemimpin dan mengelola sebuah organisasi. Dari sinilah, kemampuan siswa akan terbentuk.

“Meski tempat kami hidup–sebagian orang mengatakan–terpencil, tepatnya di Batu Bintang, kecamatan Batu Marmar, tapi kami tidak putus asa untuk memberikan yang terbaik, menciptakan siswa kreatif, inovatif, dan produktif.”

Menurutny, hal ini sudah sesuai dengan tema yang diusung dalam kegiatan ini, yaitu akselerasi pembangunan mental, menuju siswa kreatif, inovatif, dan produktif berlandaskan Imtaq dan Iptek.

Sebagai inisiator, Gus Dar mendoakan agar kegiatan yang diselenggarakan dalam kurun waktu tiga hari ke depan ini tidak mendapatkan suatu halangan yang berarti; mendapat ridha Allah SWT dan bermanfaat bagi agama, nusa, dan bangsa. (ISNU)

Sumber: NU Online

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: