Gus Mus: Sampai Setan Putus Asa

Senin, 09 Mei 2016,

REMBANG, ISLAMNUSANTARA.COM – Istighfar, memohon ampun kepada Allah, merupakan salah satu laku yang sangat dibenci setan. Karena usaha utama setan itu menggoda dan membujuk kita untuk berbuat dosa. Sementara istighfar menghapus dosa. Ini berarti membuat usaha Bani Iblis itu sia-sia.

Istighfar disukai dan dianjurkan oleh Allah. Bagi yang suka dalil dan tidak puas tanpa adanya dalil, bisa dengan mudah menemukan dalil-dalil keutamaan istighfar di Kitab suci Al-Qur’an, kitab-kitab hadis, mau pun aqwalul ‘ulama.

Tokoh alim besar dari Basrah, Syeikh Hasan Basari (642-728 M), pernah ditanya, “Orang berdosa beristighfar dan bertaubat, lalu berdosa lagi dan taubat lagi, sampai kapan?” Syeikh Hasan menjawab, “Sampai setan putus asa.”

Istighfar, disamping untuk memohon ampun, mempunyai banyak ‘dampak positif’. Sehingga ada sementara ulama yang memberi nasehat, “Bila engkau mempunyai permohonan yang ‘kompleks’ dan tidak memiliki banyak waktu untuk berdoa, beristighfarlah saja. Istighfar bisa mewakili semua permohonanmu.

Rasulullah SAW, yang tidak mempunyai dosa saja, selalu beristighfar setiap hari tidak kurang dari 70 X. Bagaimana dengan kita yang penuh dosa ini?

Kiaiku menganjurkan agar kita beristighfàr setidaknya 100 X sehari. Bisa dicicil 20 X setiap habis shalat. Syukur ditambah nol (0) nya menjadi 1000/200 X.

Lebih baik lagi bila disempurnakan dengan membaca Sayyidul Istighfar, ‘Bapaknya Istighfar’ (Allahumma Anta Rabbi la ilaha illa Anta, khalaqTanii wa ana ‘abduKa wa ana ‘ala ‘ahdiKa wawa’diKa mastatha’tu, a’udzu biKa min syarri ma shana’tu abü-u laKa bini’matiKa ‘alayya wa abü-u bidzanbii faghfir lii, fainnahu la yaghfirudz-dzunüba illa Anta.

Syukur setiap habis salat subuh kita baca 10x :

“أستغفر الله العظيم الذي لا اله الا هو الحي القيوم واتوب اليه”

Catatan: Baca istighfar dengan ‘niat’ memohon ampun, tanpa mengingat-ingat ‘dampak positif’ yang lain. Biar ‘dampak-dampak positif’ itu datang dengan sendirinya. (ISNU)

Sumber: Akun Facebook Gus Mus

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: