Habib Luthfi: Memanusiakan Manusia dalam Konteks Kenegaraan dan Kebangsaan

Rabu, 08 Februari 2017

ISLAMNUSANTARA.COM, Bogor – Seorang pemimpin harus bisa memanusiakan manusia sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Memanusiakan manusia dalam konteks kenegaraan dan kebangsaan hendaklah mempelajari Piagam Madinah yang tercetus pada zaman Nabi Muhammad SAW.

Demikian ditegaskan oleh Rais ‘Am Jam’iyyah Ahlith Thariqah al-Mu’tabarah an-Nahdliyyah (JATMAN) Habib Luthfi bin Yahya  menegaskan, pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Riyadul Aliyah Cisempur, Jl. Majend HR. Edi Sukma Km. 19 Cinagara Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor pada Selasa (7/2).

Ia juga memberikan nasihat kepada para hadirin tentang menjauhi kesyirikan. Hal itu tidak jauh dari keseharian manusia yang senantiasa harus dijauhi. Berdoa sebelum makan, misalnya, adalah upaya menjauhkan diri dari syirik dan lebih mensyukuri nikmat yang Allah berikan.

“Contohnya mengambil nasi yang jatuh walaupun sebutir bagian dari cara untuk menjauhkan kita dari syirik yaitu dengan selalu bersyukur kepada Allah,” kata habib asal Pekalongan tersebut.

Danramil Caringin mewakili Muspika menekankan bahwa segenap bangsa harus tetap menjaga kebinekaan dan Pancasila sebagai pemersatu bangsa. “Mari kita jaga khazanah kebinekaan dan Pancasila sebagai pemersatu bangsa,” ajaknya.

Sekretaris PCNU Kabupaten Bogor KH Abbas memgamanatkan kepada warga nahdhiyin harus senantiasa bertoleransi seperti visi dan misi Hadratussyaikh Hasyim Asyari pada saat pembentukan NU pada masa lalu.

“Hadratussyaik Hasyim Asyari mengajarkan kita membangun toleransi antarsesama sebagaimana tertuang dalam visi pembentukan jam’iyyah NU,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut hadir Habib Husen Assegaf mengajak untuk meneladasi Akhlak Rasul dalam membina persatuan dan kesatuan. “Indahnya Islam jika bisa mengembalikan Al Amin (orang-orang terpercaya, red.) pada negeri ini,” tegasnya.

Kegiatan Ini di selenggarakan oleh panitia bersama KBNU di antaranya PAC GP Ansor Caringin, PC Ansor Kabupaten Bogor, Satkorcab Banser Kabupaten Bogor dan Muspika, serta keluarga besar Pondok Pesantren Riyadul Aliyah Cisempur.

Sebelumnya digelar Apel Kesiapan Banser Kabupaten Bogor dalam persiapan memyambut dan yang dipimpin oleh Kasatkoorcab Banser Kabupaten Bogor. (ISNU)

Sumber: NU Online

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: