Habib Syech: Bersikaplah Seperti Gula Didalam Kopi atau Teh

Rabu, 26 Oktober 2016

ISLAMNUSANTARA.COM, Solo – Banyak dari para ulama yang banyak berjasa bagi bangsa ini. Mereka turut berjuang tanpa ingin dianggap sebagai pahlawan. Sebagaimana yang disampaikan Habib Syech di depan puluhan ribu jamaah yang memadati koridor Jalan Jendral Sudirman Solo, Sabtu (22/10) malam.

“Jadilah seperti gula dalam minuman kopi atau teh. Tanpa gula, kopi terasa pahit. Akan tetapi ketika terasa nikmat, orang tidak akan menyebut jasa gula. Gula sabar, meskipun yang disanjung dan disebut nikmat kopinya,” terang Habib Syech.

Begitu pula orang-orang yang ikhlas dalam berjuang. Meskipun tidak dikenal, tetapi terkadang kedudukan mereka lebih mulia. “Mereka yang tidak terkenal ini mungkin justru memiliki kedudukan yang lebih tinggi daripada yang dikenal.”

Mustasyar PWNU Jateng itu berpesan kepada hadirin agar menjadi manusia yang bermanfaat. “Jadilah seperti pohon mangga. Apapun yang diterimanya, baik pupuk, baik air, baik dikencingi, akar pohon akan tetap menerima dan menyaringnya, untuk kemudian untuk menghasilkan buah yang manis (memberikan manfaat),” tutur Habib Syech.

Pada kesempatan ini Pemkot Surakarta secara simbolis memberikan bantuan berupa alat hadrah untuk 51 kelurahan di Kota Surakarta. Walikota Hadi Rudyatmo juga mengutarakan rencana pemkot untuk pembangunan masjid raya. “Ini sudah mulai kita sayembarakan desain masjid. Harapannya tahun 2017 sudah mulai terbangun,” kata Rudy. (ISNU)

Sumber: NU Online

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: