Habib Taufiq Assegaf: Mengkafirkan Sesama Muslim Tidak Dibenarkan Dalam Islam

Rabu, 16 Mei 2018

ISLAMNUSANTARA.COM  – Muatan dakwah pada hakikatnya adalah mengajak kepada kebaikan dan saling menasihati untuk meningkatkan takwa kepada Allah SWT. Namun belakangan ini, dakwah kerapkali tercemari dengan muatan yang cenderung menyudutkan kelompok lain, yang pada akhirnya melahirkan sikap ekstrem seperti mengkafirkan dan membunuh atas nama jihad dan mendambakan surga.

Pengasuh Pondok Pesantren Sunniyah Salafiyah, Pasuruan Habib Taufiq bin Abdul Qadir bin Husein Assegaf mengingatkan kepada umat muslim dalam suatu ceramahnya yang diunggah di Youtube, untuk menghindari dakwah yang bermuatan ujaran kebencian dan caci maki terhadap kelompok Islam lain. Menurut Habib Taufiq, esensi dakwah harus bisa menciptakan kerukunan dan kekompakan umat untuk saling menolong dalam kebaikan, bukan dakwah yang menyerukan kepada kekerasan dan tindakan brutal lainnya yang mengatasnamakan agama.

“Cari orang alim yang tidak mengajak permusuhan, ia yang menuntun untuk menjadi orang yang saling nasihat, tanashuh, saling memberikan manfaat, saling mengingatkan saling menolong saling membantu satu sama lain, bukan yang ajarannya adalah bunuh, hancurkan, mengkafirkan, mensyirikkan, jangan bergabung yang demikian,” jelas pendiri majalah Cahaya Nabawi tersebut.

Habib Taufiq menegaskan, tindakan yang mengarah kepada pengkafiran terhadap sesama muslim adalah hal yang tidak dapat dibenarkan. Islam mengajarkan agar sesama muslim untuk saling menahan diri dari perkataan yang dapat menyinggung perasaan satu sama lain. Mencaci maki dan mengkafirkan bahkan sampai menghalalkan darah saudara sesama umat muslim menurut Habib Taufiq bertentangan dengan ajaran Islam yang menjunjung semangat kebersamaan dalam perdamaian.

“Dengarkan baik-baik Rasulullah SAW bersabda, siapa orang Islam itu, orang Islam itu kalau orang Islam yang lainnya selamat daripada gangguan ucapannya dan gangguan daripada tangannya, mulut penuh dengan caci maki ngakunya Islam yang sejati, mengkafir-kafirkan umat Islam menyatakan umat Islam sejati, tangan banyak berlumuran darah membunuh umat Islam katanya jihad membela Islam ,” pungkas Habib Taufiq. (ISNU)

Sumber: Islamramah

No Responses

Tinggalkan Balasan