Hadapi Tahun Politik, Pelajar NU Diharapkan Mampu Wujudkan Kerukunan

Senin, 13 Agustus 2018
ISLAMNUSANTARA.COM, Tegal – Ketua Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Pesayangan Kabupaten Tegal Jawa Tengah HA Syakuro mengaku bangga kepada pengurus baru IPNU-IPPNU yang nantinya akan menjadi partnershipnya ke depan dalam mewujudkan dan menghidupkan masyarakat yang berkepribadian Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja).

Hal itu diungkapkan saat Pelantikan Pimpinan Ranting IPNU-IPPNU Pesayangan masa khidmat 2018-2020 di Gedung NU setempat, Ahad (12/8).

“IPNU-IPPNU harus mampu mewujudkan kerukunan dan kebersamaan di masyarakat khususnya pesayangan. Apalagi tahun ini adalah tahun politik, jangan sampai IPNU-IPPNU sebagai anak muda mudah tergoyahkan dari berbagai pengaruh,” ujarnya.

Selain itu, Syakuro juga berpesan agar para pengurus menanamkan sikap ikhlas dalam berjuang mengemban amanah. “Karena ikhlas ini yang nantinya akan bermanfaat bagi diri sendiri dan masyarakat,” imbuhnya

Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPPNU Kecamatan Talang Sheli Maulidya berharap ke depan pengurus IPNU-IPPNU Pesayangan diberi istiqamah dan kesabaran yang tak ada batas.

“Ini adalah awal kepengurusan. Selanjutnya masih banyak hal yang harus di jalani bersama. Jadi, tetap istiqamah dan sabar dalam menjalaninya,” tandasnya usai melantik.

Pimpinan Ranting IPNU Pesayangan Ainur Rofiq dan Ketua IPPNU Umi Khanifatu Diyanah masa khidmat 2018-2020 usai resmi dilantik Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU Kabupaten Tegal mengaku akan segera melaksanakan program-program yang telah dicanangkan.

Menurut Ketua PAC IPNU Pesayangan Ainur Rofiq, dengan dilantiknya pengurus baru, semoga menjadi pemacu semangat untuk menjalankan amanah organisasi IPNU-IPPNU secara sungguh-sungguh. “Semoga Allah SWT memberikan kekuatan lahir dan batin kepada semua pengurus dalam mengemban amanah ini,” pungkasnya.

Acara pelantikan yang diawali dengan pembacaan Maulid Nabi ini dihadiri oleh Kepala Desa Pesayangan Moh Rosyidin, Habib Ali Zaenal Abidin bin Smith selaku Lembaga Dakwah NU Pesayangan serta pengurus Badan Otonom NU setempat. (ISNU)

Sumber: NU Online

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: