Hina Ketum PBNU ‘Ulama Bajingan’ Via Medsos, Ketua Ormas Sukabumi Dilaporkan

Senin, 06 juni 2016,

SUKABUMI, ISLAMNUSANTARA.COM – Dianggap melecehkan ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj seorang ketua ormas bernama Abi Reza Assegaf di Sukabumi, Jawa Barat dilaporkan ke polisi oleh pihak Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota dan Kabupaten Sukabumi. Tindakan dugaan pelecehan tersebut diposting RA di akun media sosialnya pada Kamis 19 Mei lalu.

Hina Ketua Umum PBNU

“Kita akan melaporkan hal ini ke Polres Sukabumi Kota, sudah jelas dalam postingan Abi Reza ini melecehkan ketua umum kami. Awalnya kami diamkan, namun ada desakan dari sebagian warga NU di Sukabumi agar masalah ini di selesaikan dengan mengecek langsung ke yang bersangkutan maksud dari postingan itu. Kita berikan waktu 1×24 Jam untuk yang bersangkutan meminta maaf secara terbuka dan menjelaskan, bila tidak dilakukan kita akan menempuh jalur hukum,” kata Usep Ubaidilah A’wan PCNU Kota Sukabumi kepada wartawan, sekira pukul 15.00 WIB, Kamis (2/6/2016).

Usep mendatangi Mapolres hari ini. Dia minta difasilitasi untuk penyelesaian masalah tersebut.

Dalam postingan di media sosialnya, Abi Reza menulis kalimat ‘Ini Bukan Ulama, Tapi Bajingan’ seraya memposting foto ketua PBNU Said Aqil Siradj. Postingan itu di tandai kepada 36 orang lainnya dan beberapa kali dibagikan.

“Nah itu kan sudah ada unsur menyebarkan, meski sudah masuk unsur melecehkan dan penghinaan kita di sini bersikap tabayyun dulu dan meminta polisi memfasilitasi kami dengan yang bersangkutan jangan menunggu umat NU di Jawa Barat marah,” lanjut Usep.

Dihubungi terpisah, Abi Reza menyebut postingan tersebut merupakan puncak kekesalan terhadap sejumlah pernyataan Said Aqil yang seolah menyudutkan umat muslim. Secara lugas dia menolak permintaan dari PCNU untuk meminta maaf terkait isi dalam postingannya itu.

“Saya tidak menghina atau melecehkan NU, keluarga besar saya lahir dan besar di NU saya sendiri NU statemen saya itu ditujukan kepada pribadi Said Aqil. Saya akan meminta maaf bila Said Aqil menjelaskan sejumlah statemennya kepada umat muslim, dia menyebut orang berjanggut itu tidak cerdas, kemudian masalah kepemimpinan muslim. Masalah janggut itu kan sunah rasul kenapa beliau selaku ulama, selaku tokoh berani mengeluarkan statemen seperti itu,” terangnya.

Lebih jauh Abi Reza sudah menghubungi sejumlah tokoh habib dan ketua ormas di Jawa Barat. “Mereka mendukung saya. Saya menolak tegas NU disusupi faham liberal,” tandasnya.

Seharusnya Abi Reza tidak mengeluarkan komentar menghina jika dia tidak sepakat dengan apa yang diungkapkan oleh KH Aqil Siradj dia melakukan klarifikasi terlebih dahulu, bukan dengan cara menghina seperti ini, tidak etis. (ISNU)

Sumber: DetikNews

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: