Ikatan Pelajar NU Siap Kawal NKRI Tolak Paham Radikalisme

Jum’at, 03 Maret 2017

ISLAMNUSANTARA.COM, Sidoarjo – Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Sidoarjo deklarasikan siap mengawal NKRI serta menolak adanya ajaran baru yang tidak sepaham dengan ajaran Ahlussunah wal Jamaah (Aswaja) An-Nahdliyah. Hal ini dikatakan oleh Ketua IPPNU Sidoarjo Firqoh pada acara tasyakuran Harlah Ke-63 IPNU dan Harlah Ke-62 IPPNU di kantor MWCNU Sidoarjo, Kamis (2/3) malam.

“Pelajar saat ini imannya tergoyahkan. Karena adanya ajaran baru yang berusaha mengacau ajaran NU. Meski begitu, bagi kami NKRI adalah harga mati, Indonesia tidak bisa digoyahkan lagi. Melalui acara ini, kita tanamkan semangat NKRI sehingga tidak bisa digantikan dengan sistem yang lain,” tegas Firqoh.

Ia berharap, dengan adanya tasyakuran itu semua kader IPNU IPPNU bisa membentengi diri dan mengawal NKRI. Menurutnya, tasyakuran itu merupakan sebuah kebanggaan dan prestasi bagi PAC, karena di periode sebelumnya tidak pernah ada acara seperti itu.

“Tahun lalu bisa dikatakan mati suri. Ada struktur dan namannya, tapi tidak ada orangnya. Oleh sebab itu, kami akan menghidupkan ranting yang ada di Sidoarjo. Alhamdulillah dengan kepengurusan kami, sudah terbentuk ranting Bulusidokare dan akan membentuk ranting Banjar Bendo,” jelasnya.

Ketua MWCNU Sidoarjo M Suryono mengatakan, yang mengawal NKRI itu di Indonesia adalah NU dan banomnya. Kalau ABRI, ketika pensiun tidak bisa mengawal, tapi kalau NU tidak ada kata pensiun. Tetap berbakti kepada NU.

“Tidak ada istilah kober, tapi istilah komitmen untuk NU dan NKRI. Maka, semua kesibukan akan ditinggalkan dan akan berkomitmen di NU,” ujarnya.

Suryono berharap, IPNU-IPPNU ke depan lebih baik lagi. Pihaknya sangat mengapresiasi acara tasyakuran yang digelar oleh pelajar NU tersebut. Ia menyatakan bangga kepada IPNU-IPPNU karena dengan kantor yang baru dan hampir selesai ditempati dengan kegiatan Harlah IPNU IPPNU.

“Kami bersyukur kantor ini bisa digunakan untuk tahlil dan diba’an. Mudah-mudahan dengan bacaan tadi, kantor ini menjadi berkah dan membuat IPNU IPPNU Sidoarjo bisa berkembang serta lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” harapnya.

Acara tasyakuran harlah pelajar NU ini ditandai dengan pemotongan tumpeng. Sebelumnya, sejumlah pelajar ini membaca tahlil, membacakan Diba’ dengan diiringi terbang Al-Banjari. (ISNU)

Sumber: NU Online

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: