Ini Penjelasan UIN Jakarta Terkait Pelarangan Cadar di Kampus

Selasa, 22 Agustus 2017

ISLAMNUSANTARA.COM, Tangerang Selatan – Pelarangan penggunaan cadar bagi dosen ataupun mahasiswa di institusi perguruan tinggi dimaksudkan untuk mengenali dan mengetahui orang tersebut dengan identitas yang tertulis. Pendapat tersebut disampaikan oleh Direktur Eksekutif Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Saiful Umam di Ciputat, Senin (21/8).

“Sementara di sebuah institusi itu perlu kepastian bahwa seseorang yang dimaksudkan adalah benar-benar si A dengan identitas yang disebutkan itu,” kata Saiful.

Menurut dia, bagaimana memastikan bahwa orang yang bercadar tersebut adalah sesuai dengan identitas yang tertulis. “Kalau semuanya tertutup, tidak ada alat untuk memastikan bahwa dia memang nama yang tertulis itu,” jelas lulusan Perguruan Islam Mathali’ul Falah Kajen itu.

Alumni Universitas Hawaii itu menambahkan, adalah sesuatu yang wajar apabila sebuah institusi perguruan tinggi meminta kepada mereka yang bercadar untuk melepaskan cadarnya.

“At least dalam waktu-waktu yang dibutuhkan untuk mengkorfirmasi identitas seseorang tadi,” ujarnya.

Meski demikian, ia tidak mempersoalkan mereka yang bercadar di luar institusi yang memang memerlukan kepastian identitas  seperti perguruan tinggi tersebut.

“Hal itu berbeda kalau mereka di luar institusi, silahkan saja mereka mengenakan cadar,” tutupnya,”

Ada universitas yang dilaporkan telah menerapkan kebijakan tentang pelarangan penggunaan cadar bagi dosen ataupun mahasiswanya seperti Universitas Pamulang. Sedangkan UIN Jakarta, melalui rektornya, melarang dosennya untuk bercadar. (ISNU)

Sumber: NU Online

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: