Inilah Bukti HTI Sebagai Organisasi Politik Menurut Komandan Densus 99 Banser

Sabtu, 17 Maret 2018

ISLAMNUSANTARA.COM, Jakarta – Komandan Detasemen Khusus 99 Asmaul Husna Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Gerakan Pemuda Ansor Nuruzzaman menyampaikan bukti Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) sebagai organisasi politik.

“Mereka membuat undang-undang, mereka menyatakan diri sebagai partai politik,” katanya saat menjadi saksi ahli pada sidang lanjutan gugatan pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) pada Kamis (15/3) di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Jakarta.

Pendirian khilafah Islamiyah sebagai cita-cita mereka juga menunjukkan HTI sebagai organisasi politik. Kang Zaman, sapaan akrab Nuruzzaman, mengatakan mereka akan mengambil kekuasaan dengan mengudeta karena mereka tidak mau mengikuti sistem politik di Indonesia.

“Pernyataan Taqiyuddin an-Nabhani sendiri tentang tiga tahap dakwah HT, yaitu merekrut kader, mensosialisasikan khilafah, dan merebut kekuasaan,” kata Ketua Bidang Kajian Strategis GP Ansor, seperti dilansir NU Online.

Ia juga mengatakan jika masih ada yang mengkampanyekan paham khilafah, masyarakat harus melaporkannya ke pihak kepolisian.

“Sebagai wacana khilafah boleh jadi bahan diskusi, tetapi kalau dikampanyekan sebagai gerakan politik maka harus dibubarkan dan diberi sanksi hukum karena melakukan pembangkangan ideologi negara,” tegasnya.

Nuruzzaman merasa kesaksiannya cukup berhasil untuk mendukung pembubaran HTI. Hal itu ia ungkapkan dalam twitnya. “Rahasia kesuksesan sidang saya sebagai saksi ahli adalah hizb yang dibaca @GPAnsor_Satu (Ketua Umum PP GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas) dari rumah beliau dan rapalan mau ijazah beliau kepada saya. Matur nuwun gus #HizbutTahrirBubar,” tulisnya. (ISNU)

Sumber: Harakatuna

No Responses

Tinggalkan Balasan