Inilah Dua Hal Sumber Perpecahan Umat Islam Menurut Mufti Syria

Sabtu, 20 Januari 2018

ISLAMNUSANTARA.COM, Jakarta – Syekh Adnan al-Afyuni yang merupakan salah seorang Mufti Syria mengatakan, ada dua sumber perpecahan dan perselisihan umat Islam. Pertama, mencari keuntungannya sendiri-sendiri. Masing-masing atau kelompok umat Islam melakukan berbagai macam cara untuk mendapatkan keuntungan pribadi atau kelompoknya. Mereka tidak peduli jika apa yang mereka lakukan itu menimbulkan perpecahan di tubuh umat Islam

“Ketika orang-orang berperang, berseteru. Mereka lebih buas daripada binatang. Mereka jauh dari nilai-nilai syariah,” kata Syekh Adnan saat mengisi acara Seminar Internasional Pemikiran Imam Al-Ghazali di Jakarta Pusat, Jumat (19/1).

Kedua, hilangnya keilkhlasan. Masing-masing memaksakan pendapatnya agar diterapkan kelompok lain. Di samping itu, mereka juga menyalahkan kelompok yang tidak sepaham dengannya.

Syekh Adnan menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk saling menghormati sehingga tercipta keharmonisan antar umat Islam. Terkait dengan pihak-pihak yang berselisih dan berseteru, Syekh Adnan menyebutkan bahwa solusinya adalah masing-masing harus kembali kepada ajaran agama Islam yang luhur.

Menurutnya, persoalan umat seperti kemiskinan, keterbelakangan, dan masalah lainnya tidak akan dapat diselesaikan jika antar umat masih saling berselisih.

“Jika mereka terus berperang, masalah umat Islam tidak akan selesai,” jelasnya.

Ia mengaku sedih melihat kondisi umat Islam yang tercerai-berai seperti saat ini. Baginya, ada banyak hal dalam Islam yang seharusnya bisa menyatukan umat Islam, namun kenyataannya mereka saling berseteru dan bercerai-berai. (ISNU)

Sumber: NU Online

No Responses

Tinggalkan Balasan