INNALILLAH! KH Mas Subadar Pasuruan Wafat

Ahad, 31 Juli 2016,

ISLAMNUSANTARA.COM, PASURUAN – Inna lillahi wa inna ilayhi raji’un, kabar duka yang sangat mendalam bagi warga NU karena salah satu ulama dan seorang kiainya, KH Mas Subadar, Pasuruan wafat malam ini. Ia adalah salah seorang Rais Suriyah PBNU. Ia wafat pada hari Sabtu malam (30/7) sekitar pukul 19.41.

Kabar tersebut langsung tersebar di berbagai media sosial Nahdliyin. Termasuk di beberapa grup Watshapp. Ketika dikonfirmasi kepada pengurus Lembaga Bantsul Masail PBNU H Mahbub Ma’afi di Jakarta, ia membenarkan wafatanya kiai tersebut.

KH Mas Subadar sangat dikenal di kalangan jam’iyyah umat Islam terbesar di Indonesia ini. Ia sering mengemban tugas-tugas khusus di organisasi tersebut. Di forum kiai, Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Ulum, Besuk, Pasuruan, Jawa Timur sering ditunjuk sebagai juru bicara. Sikapnya yang teguh dan senantiasa berpegang teguh pada koridor kajian fiqh klasik itulah yang menyebabkan sering dilibatkan dalam bahstul masa’il  yang diselenggarakan NU.

Tutur katanya juga halus, argumentatif, dan mampu menyesuaikan diri dengan bahasa masyarakat yang dihadapi. Ini membuat masyarakat di kawasan Tapal Kuda, Jawa Timur sering mendatangi pengajian yang diisinya. Mereka tertegun menyimak ceramah dan orasinya.

Ia lahir pada 1942 di sebuah desa Besuk, Kejayan, Pasuruan dari pasangan KH Subadar dan Hj. Maimunah. Pada usia 3 bulan (1942), ia telah yatim karena ditinggal wafat sang ayahanda, KH Subadar. Sehingga ia banyak belajar mandiri dengan diasuh oleh ibundanya yakni Hj Maimunah. (ISNU)

Sumber: NU.or.id

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: