Jangan Mau Diprovokasi!! Inilah Kronologi Pembubaran Pengajian di Sidoarjo yang Sebenarnya

Minggu, 05 Maret 2017

ISLAMNUSANTARA.COM, Sidoarjo – Berikut adalah kronologi gerakan GP Ansor Sidoarjo mendesak pembubaran pengajian oleh Ustadz Khalid Basalamah di Masjid Shalahuddin Perumahan Puri  Surya Jaya Gedangan Sidoarjo. Kronologis penting diketahui untuk menghindari kesalah pahaman terhadap demo ratusan anggota GP Anshor dan Banser Ancap Tulangan Sidoarjo..

  1. Setelah dimediasi Kapolres antara PCGP Ansor dan panitia kemudian ceramah dihentikan dan diganti penceramah lain.
  2. Setelah itu ada MOU bahwa yayasan / masjid Shalahuddin tidak akan melanjutkan ceramah Khalid Basalamah, dan tidak akan mengundang lagi.
  3. Secara bergantian memberi sambutan di podium yang juga disiarkan live oleh media mereka.
  4. Kemudian naik podium Kapolresta, panitia dan ketua MWC NU Gedangan KH Turmudi.
  5. Ke depan disepakati juga. Masjid itu akan netral. Minta nama list kepada Ansor dan NU Kyai dan penceramah mana saja yang diizinkan.
  6. Sekaligus isi/materi apa yang kemudian dilarang.
  7. Dalam waktu dekat MOU terkait. (Isi ceramah, Ustadz yang dilarang dan Akan di TTD bersama di kapolres.)
  8. Setelah acara sudah selesai dan clear ternyata ketua PAC Tulangan Sahabat Zaini dipukul jamaah
  9. Ini akhirnya diurus ke Polsek gedangan.
  10. Tapi demi menjaga kondusifitas kabupaten Sidoarjo serta menjaga ukhuwah Islamiyyah.

Diselesaikan secara kekeluargaan. Pemukul dimaafkan. Dengan syarat meminta maaf secara tertulis kepada korban dan lembaga (PCGP Ansor Sidoarjo).

Itulah kronologi sebenarnya Pembubaran Pengajian yang dilakukan GP ANSOR dan BANSER Kabupaten Sidoarjo, Menanggapi hal ini PBNU menghimbau masyarakat untuk tidak salah paham dan terpropokasi berita disosial media. (ISNU)

Sumber: Muslimoderat

 

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: