Kapolres Jombang: RUU Anti Terorisme Harus Segera Disahkan Demi Pencegahan Radikalisme

Selasa, 11 Juli 2017

ISLAMNUSANTARA.COM, Jombang – Rancangan Undang-Undang (RUU) Anti Terorisme penting untuk segera disahkan menjadi Undang-Undang (UU) guna pencegahan radikalisme. Hal itu disampaikan oleh Kapolres Jombang, AKBP Agung Marlianto saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-71 dengan upacara di Alun-Alun Kabupaten setempat, Senin (10/7) pagi.

Menurutnya, hingga kini terorisme masih mengancam berbagai pihak, termasuk institusi Polri. Dikatakan, kini pihaknya menunggu adanya undang-udang yang memberikan wewenang lebih untuk melaksanakan pencegahan.

“Sebab sel jaringan terorisme hidup hampir di seluruh Nusantara,” ujarnya.

Agung menjelaskan, untuk wilayah Kabupaten Jombang ada 21 mantan narapidana (napi) kasus terorisme. Ke – 21 eks napi tersebut merupakan bagian dari tiga kelompok besar yang dipantau 24 jam pergerakan maupun aktifitasnya. Meski begitu, Kapolres enggan menyebut secara rinci para napi tersebut.

Karena itu, lanjutnta, pihaknya perlu kewenangan lebih untuk mencegah agar tidak hidup lagi. Menurutnya, tanpa undang-undang  tersebut pihaknya hanya wait and see atau hanya menunggu kejadian baru bisa berbuat. ” Inilah yang mengakibatkan penegakan hukum terhadap terorisme cenderung stagnan,” terangnya.

Untuk antisipasi maraknya aksi teror dengan sasaran anggota kepolisian, Agung juga mengklaim sudah memperkuat pengamanan markas dan personil. Salah satunya dengan pemberlakuan pembukaan gerbang hanya seperempat pintu setiap hari kerja.

Agung menambahkan, anggota  yang bertugas diminta untuk saling melindungi. Setiap pengunjung markas kepolisian juga akan dilakukan pemeriksaan secara ketat.

” Petugas dapat melakukan tindakan tegas dan terukur kepada mereka yang melakukan tindakan penyerangan kepada petugas, mulai dari peringatan hingga melumpuhkan. Untuk itu harus tetap waspada,”pungkasnya. (ISNU)

Sumber: Duta.co

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: