Katib Aam PBNU Temui Wapres AS Bahas Kebebasan Beragama

Minggu, 20 Mei 2018

ISLAMNUSANTARA.COM, Washington DC – Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence beberapa waktu bertemu dengan Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf di Gedung Putih. Keduanya membahas tentang kebebasan beragama dalam menghadapi ekstremisme yang akhir-akhir ini memuncak.

“Dihormati untuk menyambut Katib Aam @NahdlatulUlama ke @WhiteHouse hari ini,” tulis akun resmi Vice President Mike Pence @VP, Jum’at (18/05/2018), setelah pertemuannya Kamis dengan KH Yahya Cholil Staquf atau yang akrab dipanggil Gus Yahya.

“Upaya mereka menentang Islam radikal sangat penting di Indonesia – di mana kami melihat serangan keji terhadap orang Kristen. Admin @POTUS Trump berdiri dengan NU dalam perjuangannya untuk kebebasan beragama & melawan ekstrimis,” imbuhnya.

Dalam pertemuan dengan Mike Pence, Gus Yahya menyampaikan bahwa konflik antaragama yang terjadi di dunia ini bukan hanya persoalan dunia Islam saja, akan tetapi ini persoalan seluruh umat manusia yang harus diselesaikan bersama.

“Seluruh umat manusia, baik Muslim maupun non-Muslim, harus bekerja sama untuk mencapai solusi dari masalah ini, karena ini adalah kepentingan dan tanggungjawab bersama seluruh umat manusia,” kata Gus Yahya, Sabtu (19/05/2018).

Ia menjelaskan, kemerdekaan seseorang untuk memilih dan menjalankan agamanya harus dihormati dan dijamin agar nilai-nilai kemanusiaan tidak hilang. Di samping itu, hubungan antarpemeluk agama juga harus dibangun dengan baik.

“Setiap golongan mayoritas (agama) dimana pun harus melindungi minoritas, agar sesama pemeluk agama mereka yang hidup sebagai minoritas di belahan dunia lain juga mendapatkan perlindungan dari kelompok mayoritas di tempat mereka,” lanjutnya.

Gus Yahya menceritakan, bahwa Mike Pence turut berkabung atas serangan teror yang terjadi di Indonesia dalam beberapa hari terakhir ini. “Wapres menyatakan belasungkawa atas serangan teror yang baru saja terjadi,” kata Gus Yahya usai bertemu dengan Mike Pence di Gedung Putih.

Wapres Pence, kata Gus Yahya, berharap NU bisa memainkan peran yang lebih besar lagi dalam mempromosikan Islam yang rahmatan lil ‘alamin di dunia internasional. “Wapres Pence menyatakan penghargaan setinggi-tingginya kepada NU,” jelasnya. (ISNU)

Sumber: Dutaislam

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: