Kepala Departement of Malay Studies: Islam Nusantara Cocok untuk Asia Tenggara

Kamis, 23 Februari 2017

ISLAMNUSANTARA.COM, Jakarta – Kepala Departement of Malay Studies, Prof Syed Farid Alatas dari National University of Singapore mengatakan bahwa perkembangan aliran, pemikiran, dan pendekatan terhadap Islam di Indonesia berkembang lebih baik dibanding Singapura dan Malaysia.

“Kepelbagaian pemikiran di Indonesia adalah jauh dinamis dibanding dengan Singapura dan Malaysia,” katanya selepas berdiskusi dengan wartawan di gedung PBNU, Jakarta pada Rabu sore (22/2)

Menurutnya, perkembangan pemikiran di Indonesia seperti itu sangat positif dalam dunia Islam.

“Sebab Indonesia merupakan, menurut kami, negara Islam yang paling demokratis,” tambahnya yang mengantar 20 mahasiswa dan mahasiswi asal Singapura dan Malaysia dari kampus National University of Singapore, Universitas Malaya, Universitas Kuala Lumpur, Liverpool University, dan Teheran University.

Ditanya Islam Nusantara, keponakan Syekh Naquib Al-Attas, tersebut, Islam Nusantara yang diusung Nahdlatul Ulama sebagai gagasan baik di Asia Tenggara.

“Kami anggap gagasan Islam Nusantara sebagai satu gagasan sangat sehat untuk semangat Islam di Asia Tenggara,” ungkapnya.

Sementara di Malysia dan Singapura, lanjutnya, menjalani proses Arabisaasi oleh aliran-aliran tertentu dari Timur Tengah, dari negara seperti Arab Saudi, Mesir dan pola pemikiran cara hidup yang tidak sesuai orang Islam di Asia Tenggara.

Menurut dia, berbeda dengan Indonesia, pandangan semacam itu dimentahkan pemikir-pemikir Islam Indonesia.  (ISNU)

Sumber: NU Online

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: