Kesaksian Gus Mus Tentang Quraish Shihab; Habib yang Mengasihi

Senin, 26 Desember 2016

ISLAMNUSANTARA.COM,  Jakarta – Diskusi mengenai istilah Habib mencuat dalam pertemuan antara KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) dengan Prof HM. Quraish Shihab, Sabtu (24/12) di Rembang, Jawa Tengah. Pertemuan antara dua keluarga besar tersebut, awalnya Gus Mus bertanya kepada salah satu cucu Prof Quraish, Fathi terkait panggilan kepada kakeknya itu.

Fathi menjawab bahwa ia memanggil kakeknya tersebut dengan panggilan Habib. Sebelumnya, Prof Quraish menjelaskan makna istilah Habib, yakni seseorang yang mengasihi dan dikasihi. Ia menerangkan, habib jangan hanya mau dikasihi saja, tetapi juga harus mengasihi.

“Dan aku bersaksi, saudaraku yang alim ini (Prof Quraish) memang Habiib yang mengasihi. Tidak hanya dikasihi. Maka aku sedih ketika ada yang sengaja memlesetkan pengajiannya tentang apa yang bisa memasukkan orang ke sorga,” ujar Gus Mus lewat akun facebook miliknya, Senin (26/12).

Dan pemlesetan itu, lanjutnya, di sosmed tersebar –disebarkan orang-orang awam yang tidak ngaji dan tidak terbiasa tabayun– menjadi fitnah. “Bukan menyedihi saudaraku yang pasti tidak mempersoalkan hal itu. Tapi terutama aku kasihan kepada mereka yang hanya karena kebencian buta, menyebarkan fitnah,” tutur Pengasuh Pesantren Raudlatut Thalibin Rembang ini.

“Maka ketika berulang kali aku membaca orang menghujat penulis se-abrek buku keislaman ini dengan berdasarkan fitnah tersebut, akhirnya aku terpaksa menjawab salah satunya dengan menjelaskan ucapan dengan konteks yang sebenarnya,” imbuh Gus Mus.

Mustasyar PBNU ini berharap, mudah-mudahan kebencian belum sampai menutup hati dan akal mereka, sehingga bisa memahami duduk perkaranya.

Gus Mus menulis jawaban atas komentar akun Haris/Sana Sune yang “berkomentar” di statusnya Nadirsyah Hosen tentang Habib Quraish. Ini:

عن ابي هريرة قال سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول “لن يدخل احدا عمله الجنة ” قالوا ولا انت يا رسول الله قال لا ولا انا الا ان يتغمدني الله بفضل ورحمة … الحديث، رواه البخاري

وبلفظ مسلم : ما من احد يدخله عمله الجنة فقيل ولا انت يا رسول الله ؟ قال ولا انا الا ان يتغمدني ربي برحمة.

Mufassir Prof Dr KH Quraish Shihab sedang menerangkan hadits sahih ini (Riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim) yang intinya Rasulullah SAW bersabda, “Tak ada seorang pun yang amalnya bisa memasukkannya ke dalam sorga.”

Sahabat-sahabat pun bertanya, “Tidak juga paduka ya Rasulullah? Rasulullah SAW menjawab, “Tidak juga aku, kecuali Allah melimpahiku dengan Anugerah dan Rahmat-Nya.

“Aku gagal paham mengapa ada orang yang mengaku muslim sengaja mengedit dan memlesetkan ucapan orang alim yang sedang menjelaskan hadits Rasulullah SAW dan ada orang-orang yang mengaku umat Muhammad menyebarkan fitnah keji begitu tanpa tabayyun dan konfirmasi,” ucap Gus Mus.

“Aku terpaksa menanggapi ini, karena sudah sering aku dengar orang yang termakan fitnah begini seperti saudara Haris/Sana Sune ini. Kasihan kalau nanti dihisab di Hari Qiyamat dan tidak bisa menjawab. Naudzu billahi min dzalik. Semoga Allah memberi hidayah kepada kita semua,” tutupnya.  (ISNU)

Sumber: NU Online

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: