Kesan Lawatan Ketum PBNU ‘KH Aqil Siradj’ ke Tiongkok

Rabu, 27 April 2016,

JAKARTA, ISLAMNUSANTARA.COM – Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj berterima kasih kepada Kedutaan Besar Tiongkok untuk Indonesia karena telah memberikan pelayanan saat ia dan rombongan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) berkunjung ke Tiongkok beberapa hari yang lalu.

“Saya dan rombongan mengucapkan terima kasih kepada Duta Besar Tiongkok di Jakarta atas fasilitas, penyambutan, dan semua lah,” kata Kiai Said saat diwawancarai NU Online di kantornya di Gedung PBNU Lantai 3, Senin, (25/4).

Kang Said mengatakan bahwa ia dan rombongan mendapatkan sambutan yang hangat dan meriah dari pemerintah Tiongkok dan Perkumpulan Muslim Tiongkok. “Baik di Beijing, Xinjiang, maupun di Sha’an Xi,” tuturnya.

“Dan alhamdulillah saya bisa tukar-menukar (pikiran) dengan pemimpin-pemimpin asosiasi Islam Tiongkok tentang radikalisme, terorisme, dan Islam Nusantara,” lanjutnya.

Ia menilai bahwa Islam Nusantara bisa menjadi rujukan untuk perdamaian umat Islam dunia, karena Islam Nusantara itu berbudaya, santun, toleran, dan melebur dengan kearifan lokal.

“Sudah saatnya Islam Indonesia, dalam hal ini NU menjadi kiblat rujukan Islam dunia,” tegas Kang Said.

Sementara itu, Atase Kedutaan Besar Tiongkok untuk Indonesia Li Jibin menjelaskan bahwa kerukunan antar umat beragama terjaga dengan baik di Tiongkok, hal tersebut bisa dilihat di salah satu provinsi Xinjiang.

“Di (Provinsi) Xinjiang yang mayoritas (penduduknya muslim) tapi hidup rukun, baik dengan komunitas agama yang lain. Kemudian di Provinsi Sha’an Xi juga seperti itu,” katanya.

Di Tiongkok, imbuh Jibin, umat Islam juga mendapatkan dukungan dari pemerintah seperti pendanaan untuk pengelolaan masjid Hantagri, masjid tertua di Provinsi Xinjian. “Di situ dianggarkan berupa alokasi untuk pengelolaan masjid termasuk imam-imam masjid. Itu semua dana operasionalnya dari APBD,” jelasnya.

Kedatangan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tersebut merupakan jawaban atas undangan yang disampaikan oleh Komunitas Muslim Tiongkok. Namun demikian, lawatan tersebut difasilitasi oleh Kedutaan Besar Tiongkok untuk Indonesia. (ISNU)

Sumber: NU Online

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: