Kesuksesan Mbah Kuwu Sangkan Sebarkan Islam Sejak Usia 25 Tahun

Jum’at, 10 Februari 2017

ISLAMNUSANTARA.COM – Mbah Kuwu Sangkan merupakan putra mahkota Raja Padjajaran, yakni Prabu Siliwangi dari hasil pernikahannya dengan Nyai Subang Larang. Mbah Kuwu Lahir pada tahun 625 masehi.

Pada usia yang sangat muda, yakni 25 tahun salah satu pria dari tiga bersaudara diantaranya Raden Kiansantang dan Nyai Rarasantang itu memulai kiprahnya mendakwahkan Islam sebagai agama yang ramah dan berbaur bersama budaya yang ada.

Sehingga pria yang juga dikenal dengan sebutan Pangeran Cakrabuana itu adalah penyebar pertama agama Islam ditanah Cirebon, sehingga akhirnya Mbah Kuwu Sangkan mencapai masa kejayaannya sebagai pemimpin pertama Sultan Kasepuhan Cirebon.

Tohir, salah satu dari tiga orang khusus yang dipercaya menyampaikan sejarah perjuangan dan kiprah Mbah Kuwu Sangkan, di komplek petilasan yang setiap harinya diziarahi ratusan bahkan ribuan orang dari penjuru daerah di Nusantara, Desa Cirebon Girang Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon.

Menurut Tohir, setelah menjadi raja pertama Kesultanan Kasepuhan Cirebon, Mbah Kuwu Sangkan memiliki kekuatan yang begitu besar sehingga memudahkannya mengajak masyarakat untuk menganut ajaran agama Islam.

“Mbah Kuwu Sangkan itu mewarisi sifat kepemimpinan ayahandanya Raja Pajajaran, hal ini terbukti dari pencapaiannya yang berhasil menduduki tahta Kerajaan Cirebon,” ungkapnya.

Ia membenarkan, Mbah Kuwu Sangkan memulai perjuangan, kiprah dakwahnya sejak usia muda yakni 25 tahun, sehingga akhirnya sukses menjadi peletak pertama nama yang kini dikenal kota wali Cirebon.

“5 Nama yang disematkan dan hingga kini dikenal luas dari beliau adalah Mbah Kuwu Sangkan, Pangeran Cakrabuana, Walang Sungsang, Syekh Somadullah dan Syekh Haji Abdul Iman,” pungkasnya. (ISNU)

Sumber: Perisainusantara

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: