KH Cholil Nafis: Perlu Pembibitan Dai Untuk Tayang di TV

Sabtu, 16 Desember 2017
ISLAMNUSANTARA.COM, Jakarta – Pihak televisi selama ini tampak kesulitan menemukan dai atau penceramah yang kompeten secara keilmuan dan pandai menyampaikan ajaran Islam di tevisi. Pasalnya, para dai banyak yang mempunyai kemampuan ilmu, tapi belum pandai dalam menyampaikan dakwahnya kepada pemirsa.

Demikian disampaikan oleh Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis, Jumat (15/12).

Karena itu, menurut dia, mulai saat ini, perlu melakukan pembibitan dai, sehingga ke depannya tidak ada lagi penceramah yang salah menuliskan ayat Alquran ataupun menyampaikan materi yang kontroversial. “Perlu pembibitan dai yang dipersiapkan untuk mengisi TV,” ujarnya.

Dia menjelaskan, setiap pekerjaan sejatinya membutuhkan standar dan kualifikasi, mulai dari guru atau dosen, bahkan seorang wartawan sekalipun. Namun, menurut Kiai Cholil, untuk dai sendiri sampai saat ini belum ada standarnya, sehingga siapapun bisa dipanggil ustaz atau kiai.

“Lebih aneh juga siapapun bisa berceramah dan bisa menyampaikan ceramah dan nasihat keagamaan asal ada yang mengundangnya atau memberi panggung kepadanya,” katanya.

Menurut dia, selayaknya seorang ustaz atau da’i ada standarnya, terutama ustaz yang diundang untuk berceramah di TV. Karena itu, kata dia, MUI bersama Kementerian Agama dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) akan menggodok pembuatan standar dai tersebut.

“Kami sepakat untuk membentuk tim yang bertugas membuat standar konpetensi dai di TV sekaligus mengadakan pertemuan rutin untum koordinasi,” ujarnya. (ISNU)
Sumber: Republika

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: