KH Sholihin Yusuf Imbau Masyarakat Lebih Selektif Pilih Pesantren

Rabu, 10 Mei 2017

ISLAMNUSANTARA.COM, Pringsewu – KH Sholihin Yusuf dari Surabaya Jawa Timur mengingatkan kepada ribuan jamaah NU yang memenuhi Lapangan Sepak Bola wates Gadingrejo Pringsewu, untuk lebih selektif dalam memilih Pesantren sebagai tempat pendidikan putera-puterinya.

Menurutnya, saat ini sudah muncul berbagai macam pesantren yang di dalamnya mengajarkan paham di luar Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) An-Nahdliyyah. Ada pesantren yang begitu keluar dari dalam lulusannya menjadi orang yang anti Tahlil dan anti Yasin yang merupakan salah satu amaliyah Warga NU.

“Dengan memondokkan putera-puterinya di Pesantren yang jelas berkurikulum Aswaja An-Nahdliyyah, berarti kita telah menyiapkan kader-kader NU,” katanya saat memberikan Mauidzotul Hasanah pada Pengajian Akbar Pelantikan MWC dan Ranting NU Se Kecamatan Gadingrejo, Selasa (9/5/17).

Dengan mendidik para penerus bangsa di Pondok Pesantren NU, tambahnya, para orang tua tidak akan rugi dunia dan akhirat. Selain itu dengan adanya pondok pesantren yang merupakan pabrik pencetak kader NU, Jamiyyah NU akan tetap terjaga dengan baik.

“Kalau ingin NU maju  dan terus tetap eksis, ayo masukkan putera-puterinya di pesantren NU,” ajaknya sekaligus menjelaskan perbedaan antara pondok zaman dahulu dengan zaman sekarang.

Menurutnya saat ini kurikulum pesantren berbeda dengan yang dulu. “Pesantren sekarang tidak seperti pesantren zaman dulu. Saat ini banyak pesantren yang sudah memiliki lembaga pengembangan dan keterampilan bagi para santri yang memberikan peluang untuk sukses dengan keterampilan hidup yang dimiliki,” katanya.

Mengutip Hadits Nabi, Kiai Sholikhin mengatakan bahwa keseimbangan antara kehidupan dunia dan akhirat harus dilakukan. Dan menurutnya Pondok Pesantrenlah yang dapat menjadi solusi dari semu ini.  (ISNU)

Sumber: NU Online

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: