KH Usamah Manshur: Selalu Ada Virus yang Mengrogoti Nilai-nilai Ideologi NU

Minggu, 26 Februari 2017

ISLAMNUSANTARA.COM, Jakarta – KH Usamah Manshur, yang merupakan Rais Syuriyah Pengururs Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon periode lalu, menyampaikan bahwa perkembangan Islam sangat cepat karena muballigh dan Walisongo dilakukan dengan pendekatan yang sopan dalam menghormati budaya dan kearifan lokal.

Perkembangan tersebut sampai kepada Mbah Kholil Bangkalan, lalu tongkat estafet nilai-nilai aswaja diserahkan ke Mbah Hasyim Asy’ari lewat Mbah As’ad Syamsul Arifin, nilai-nilai Aswaja tersebut  kemudian menjelma menjadi Nahdlatul Ulama.

Dulu, kata Kiai Usamah, saat Mbah Hasyim mendirikan NU, virus-virus yang mengganggu Ahlussunnah Waljamaa’ah An-Nnahdiyah masih terkonsetrasi di Hijaz.

“Tapi saat saya memimpin NU Cirebon bersama kiai Ali Murtadlo ini virus-virus yang akan menggerogoti nilai-nilai ASWAJA sudah ada di teras-teras rumah kita,” ujarnya pada acara Konferensi Cabang (Konfercab) PCNU Cirebon yang bertempat di Susukan, Cirebon, Sabtu (25/2).

Munculnya kelompok-kelompok ekstrem, kelompok takfiri mulai mengganggu keberislaman di Indonesia karena kelompok-kelompok tersebut suka mengklaim dirinya yang paling benar.

Menurutnya, kelompok-kelompok tersebut yang suka menyudutkan NU, karena NU mengayomi bahkan mempelopori hal-hal yang mereka anggap bid’ah.

Juga soal propaganda-propaganda yang terus didengungkan mereka, katanya, mereka menuduh presiden, menteri, bupati sampai kuwu, RT/RW adalah pemerintahan yang toghut yang harus diperangi dan harus diganti dengan sistem pemerintah khilafah.

“Dan mereka menganggap musuh yang utama adalah NU, sebab NU semboyannya dimanapun dan kapan pun NKRI harga mati,” tegasnya diikuti tepuk tangan peserta Konfercab.

Maka kemudian seperti HTI, Salafi Wahabi ini akan menjadi virus-virus yang akan menggerogoti nilai-nilai NU. “Maka saya berpesan siapapun yang terpilih harus mengawal nilai ideologi NU,” ujarnya. (ISNU)

Sumber: NU Online

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: