Kisah Nabi Ibrahim Versi Islam dan Yahudi Menurut Gus Dur

Jum’at, 01 September 2017
ISLAMNUSANTARA.COM – Umat manusia khususnya umat islam mendapat pelajaran berharga dalam kisah pengorbanan Nabi Ibrahim ketika bermimpi diperintahkan menyembelih anaknya oleh Allah SWT.
Dari rentetan sejarah Nabi Ibrahim, lahirlah syariat berhaji dan hari raya kurban (Idul Adha).
Namun, salah satu kisah Nabi Ibrahim dalam menyembelih anaknya tersebut muncul perbedaan di kalangan kaum Yahudi.
Jika menurut agama Islam yang disembelih adalah Ismail, maka menurut versi Yahudi yang disembelih adalah Ishak.
Suatu ketika KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ditanya versi mana yang benar dari kisah tersebut.
“Gus, dari kedua versi tersebut, kira-kira mana yang benar?” tanya seorang sahabat kepada Gus Dur saat ngobrol santai di sebuah tempat.
“Baik Ismail maupun Ishak, dua-duanya tidak jadi disembelih, jadi buat apa diributkan,” jawab Gus Dur dengan gaya dan tawa khasnya. (ISNU)
Sumber: Nu Online

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: