KMNU: Islam Tidak Pernah Ajarkan Kebencian dan Radikal

Sabtu, 07 Januari 2017

ISLAMNUSANTARA.COM, Bandar Lampung – Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Informasi telah memblokir sejumlah situs yang memuat konten negatif. langkah pemerintah tersebut mendapat apresiasi dari sejumlah kader Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) Universitas Lampung (Unila).

Salah satu kader KMNU Unila Nuri Resti Chayyani di Bandar Lampung, mengatakan pada hari Sabtu (7/1), “Kita butuh situs-situs dengan konten damai dan tidak berpotensi menimbulkan perpecahan. Bukan situs dengan konten kebencian,”.

Mahasiswa Fakultas Ekonomi Jurusan Ekonomi Pembangunan itu menambahkan, Kementerian Komunikasi dan Informasi telah menunjukkan prestasi dengan bertindak tegas dan cepat memblokir situs-situs berkonten negatif yang disikapi pro dan kontra oleh sejumlah kalangan, bahkan Anggota DPR RI.

“Pemblokiran situs dengan konten negatif dan bersifat radikal adalah cara pencegahan yang terbaik, dan itu prestasi dilakukan Kementerian Komunikasi dan Informasi,” kata Nuri yang mengaku pernah mendengar adanya tutorial merakit bom di internet.

Kader KMNU Unila lain, Arin Fatmawati berharap situs yang mengusung semangat Islam tidak hanya sekedar cover.

“Namun juga kontennya. Jangan covernya media Islam tapi isinya tidak mencerminkan keislaman sama sekali. Mana ada Islam yang mengajarkan kebencian?” kata Arin lagi.

Menurut Arin pula, literasi media juga sangat diperlukan untuk menciptakan masyarakat yang cerdas dan melek guna menekan maraknya produksi dan penyebaran hoax hingga publik tidak asal share ini itu. (ISNU)

Sumber: NU Online

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: