Lantik 16 Pejabat, Menag: Jangan Ada yang Melakukan Jual Beli Jabatan

Sabtu, 18 Februari 2017

ISLAMNUSANTARA.COM, Jakarta – Saat melantik dan mengukuhkan sejumlah pejabat Eselon II Kementerian Agama. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengingatkan jajarannya untuk tidak melakukan praktik jual beli jabatan.

Seiring dengan terbitnya Peraturan Menteri Agama No 42 tahun 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja (Ortaker), struktur organisasi Kementerian Agama mengalami perubahan. Pelantikan dan pengukuhan pejabat pun dilakukan dalam kerangka penataan tugas, fungsi, dan sumberdaya Kementerian Agama.

Hal sama nantinya juga akan dilakukan pada satker-satker Kemenag di bawahnya. Karena itu, Menag mengingatkan agar setiap rotasi, mutasi, dan promosi jabatan, dilakukan sesuai aturan dan prosedur. Prosesnya pun bersih dan dapat dipertanggungjawabkan secara moral.

Menag meminta, pengisian jabatan dan alih tugas pejabat di semua eselon, pusat dan daerah, senantiasa memperhatikan prinsip: the right man on the right place; menempatkan orang yang tepat di tempat yang tepat.

“April 2014 lalu saya pernah menulis, kursi jabatan yang diperoleh karena membeli, maka suatu saat akan terjual dengan harga diri pemiliknya sekaligus,” pesan Menag saat memberikan sambutan pelantikan, di Jakarta, Jumat (17/02).

“Sekali lagi, sesuatu yang didapat melalui cara atau proses yang tidak benar, tidak akan pernah membawa ketenangan dan keberkahan,” tambahnya.

Menag berharap, perubahan struktur organisasi dan tata kerja Kemenag mampu menghadirkan spirit dan atmosfir baru terhadap penajaman fokus dan pelaksanaan program kerja, guna mencapai sasaran kinerja yang lebih baik. Menurutnya, Eselon II mempunyai peran strategis dalam menggerakkan roda organisasi, menjembatani dan mengoperasionalkan kebijakan dan program kementerian di tataran teknis. Untuk itu, Eselon II harus mampu berpikir visioner, strategis dan taktis.

“Eselon II harus mampu menjadi penggerak integritas dan agent of change bagi satuan kerja masing-masing. Lakukanlah perubahan dimulai dari diri sendiri, ibda’ bi nafsik, dan tegakkanlah kejujuran dari hati nurani sendiri,” tandas Menag.

Berikut, ke-16 Pejabat Eselon 2 yang dilantik:

1.Dr. Mastuki, M.Ag sebagai Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi pada Setjen Kemenag

2.Drs. Jaja Jaelani, MM sebagai Sekretaris Badan Amil Zakat Nasional

3.Drs. Tarmizi, MA sebagai Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf pada Ditjen Bimas Islam

4.Prof. Dr. Phil. M. Nur Kholis Setiawan, MA sebagai Direktur Kurikulum, Kelembagaan, Kesiswaan, dan Sarana Prasarana pada Ditjen Pendidikan Islam

5.Prof. Dr. Nizar, M.Ag sebagai Direktur Pendidikan Tinggi Islam pada Ditjen Pendidikan Islam

6.Drs. Muhammad Thambrin, M.Pd sebagai Direktur Urusan Agama Islam pada Ditjen Bimas Islam

7.Dr. Mohsen, MM sebagai Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah pada Ditjen Bimas Islam

8.Dr. Muhajirin Yanis sebagai Direktur Haji Khusus dan Umrah pada Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah

9.Prof. Dr. Amsal Bakhtiar, MA sebagai Kepala Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan pada Balitbang dan Diklat Kemenag

10.Drs. Syamsul Bahri, M.Ag sebagai Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur

11.Suardi Abbas, SH, MH sebagai Kepala Biro AUAK IAIN Raden Intan Lampung

12.Khairunnas, SH sebagai Kepala Biro AUAK IAIN Imam Bonjol Padang

13.Drs. Akhmad Lutfi, MM sebagai Kepala Biro Administrasi Umum UIN Sunan Gunung Djati Bandung

14.Drs. Mahfudh Shodar, M.Ag sebagai Kepala Biro AUPK UIN Malang

15.Drs. Eramli Jantan Abdullah, MM sebagai Kepala Biro AAK UIN Sultan Syarif Kasim Riau

16.Dra. Kafrina sebagai Kepala Biro Administrasi Umum UIN Sultan Syarif Kasim Riau (ISNU)

Sumber: Kemenag

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: