Lawan Radikalisme, Pesantren Harus Lebih Aktif Sebar Konten Islam Ramah

Selasa, 05 Desember 2017
ISLAMNUSANTARA.COM, Salatiga – Berkembangnya konten-konten negatif di dunia maya maupun media sosial, perlu dilawan dengan memperbanyak menyebar konten positif. Dalam hal ini pesantren memiliki peran besar untuk ikut menyebarkan konten-konten positif yang bersumber dari khazanah Islam klasik.

Hal tersebut disampaikan Praktisi Media NU Syaifullah Amin pada kegiatan Ngaji Jurnalistik di Pondok Pesantren Wakaf Literasi Islam Indonesia (WALI) Candirejo, Tuntang, Kabupaten Semarang, Sabtu (2/12).

Menurut Amin, para kiai khususnya kiai muda harus dapat memanfaatkan media yang ada sebagai sarana untuk berdakwah.

“Para kiai, khususnya kiai muda harus mampu menerjemahkan khazanah keilmuan Islam dalam bahasa yang mudah dipahami oleh generasi milenial di dunia maya,” terang pria yang juga General Manager Program Aswaja TV.

Lebih lanjut Amin mengatakan kaum pesantren harus bersinergi dalam memperbanyak konten keislaman yang ramah dan memperkokoh persatuan bangsa demi menutup produksi konten-konten negatif.

Dalam acara bertajuk Strategi dan Teknik Dakwah di Era DigitalUntuk Generasi Milenial tersebut, turut menghadirkan Imam Prihadiyoko (Jurnalis), Arwani Thomafi (DPR RI), Lukman Hakim (Dirut Renebook), dan Abdul Malik (Vlogger). (ISNU)
Sumber: NU Online

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: