Ma’ruf Amin: Pancasila dan UUD 45 Adalah Rahmat Bagi Bangsa Indonesia

Rabu, 10 Oktober 2018

ISLAMNUSANTARA.COM, Jakarta – Pancasila dan UUD 1945 merupakan rahmat bagi bangsa Indonesia. Betapa tidak, negara yang terdiri dari ratusan pulau, puluhan suku, bahasa, etnik, dan agama yang berbeda-beda bisa dipersatukan melalui kesepakatan bersama, yaitu Pancasila dan UUD 1945. Oleh karena itu, untuk tetap menjaga keutuhan, kesatuan, keamanan, dan kedamaian negara ini, tidak boleh tidak, setiap masyarakat harus menjaga Pancasila dan UUD 1945.

Pesan itulah yang disampaikan mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Kiai Ma’ruf Amin saat menyampaikan pidatonya pada penutupan rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Pusat Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama (IPPNU) di Jakarta (7/10). Menurut Kiai Ma’ruf, jangan sampai ada gerakan yang hendak membangun sistem lain selain Pancasila dan UUD 1945.

“Kita harus terus menjaga keutuhan, kesatuan, keamanan, dan kedamaian negara ini. Jangan ada yang membangun sistem lain selain sistem yang dibangun UUD 1945 dan Pancasila,” kata mantan Rais Amm PBNU itu.

Dalam pandangan Kiai Ma’ruf, Pancasila merupakan rahmat bagi bangsa Indonesia karena mampu mempersatukan keberagaman yang begitu dahsyat di Indonesia. Negara ini bisa tetap kokoh sampai hari ini karena bangsa Indonesia mampu mempertahankan Pancasila. “Pancasila merupakan rahmatan lilindonisiin, rahmat bagi orang Indonesia. Melalui Pancasila, maka negara ini utuh,” ujarnya.

Kiai Ma’ruf juga menambahkan, Pancasila dan UUD 1945 merupakan kesepakatan bersama sesama saudara sebangsa dan setanah air, termasuk juga para ulama. “UUD 1945 itu ittifaqat wathaniyah, kesepakatan nasional dan ittifaqat akhawiyah, kesepakatan sesama saudara sebangsa dan setanah air. Kita, Indonesia sudah mitsaq, kesepakatan dari seluruh bangsa ini, yang disepakati seluruh para pendiri bangsa, termasuk para ulama,” jelasnya.

Maka dari itu, segala bentuk ancaman terhadap Indonesia harus dilawan, seperti gerakan radikalisme dan terorisme. Gerakan radikal tidak boleh tumbuh di Indonesia. “Oleh karena itu, kita harus menjaga Indonesia agar radikalisme tidak tumbuh apalagi terorisme. (Radikalisme dan terorisme) ini jangan sampai tumbuh di Indonesia,” tandasnya. (ISNU)

Sumber: IslamRamah

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: