Mbah Moen: Shalat Mengajarkan Persatuan dan Kesatuan

Sabtu, 22 Juli 2017

ISLAMNUSANTARA.COM — Salah satu ulama kharismatik Syaikhuna Maimoen Zubair (Mbah Moen) dalam Suatu mauidloh hasanah, mengatakan :

Sholat mengajarkan persatuan dan Kesatuan.

Walaupun berbeda bangsa dan bahasa, dalam sholat tetap menggunakan satu bahasa yaitu bahasa Arab.

Begitu pula dimana pun tempat, tetap menghadap satu arah yaitu KA’BAH dan Menyembah Dzat yang satu .

Dalam sholat berjamaah, ma’mum yang berbeda-beda baik terdiri pria atau wanita, tua maupun muda tetap mengikuti satu imam sebagai pemimpin dan sang Imam tidak boleh didekte atau mengikuti orang lain .

Ketika imam melakukan suatu kesalahan dalam sholat, ma’mum harus mengingatkan imam dengan tata cara yang telah ditetapkan oleh syara’ .

Barisan para ma’mum dalam berjamaah yang lurus dan rapi menunjukkan kebersamaan, kekuatan, persatuan dan kesatuan, seperti disebutkan dalam kitab Al-Dibaa’ bahwa barisan orang sholat berjamaah rapi seperti barisan tentara perang .

يصفون في الصلاة كصفوفهم في القتال

Dan sholat yang baik dan diterima, akan mengantarkan pemiliknya ke surga, tempat yang di dalamnya terdapat:

– satu bahasa karena Menurut Sebagian Ulama percakapan ahli surga menggunakan bahasa arab

– satu bangsa sebagai orang beriman dan satu nusa

– satu tanah air walaupun dalam tingkatan yang berbeda-beda tetapi tetap dalam satu Istana berupa surga . (ISNU)

Sumber: Muslimoderat

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: