Menag: Dunia Iri kepada Indonesia Karena Punya Pancasila Pemersatu Bangsa

Kamis, 27 Juli 2017

ISLAMNUSANTARA.COM, Mamuju –  Pancasila pada hakekatnya adalah rumusan yang menjadi pedoman, menjadi panduan bagi kita umat beragama dalam konteks berbangsa dan bernegara. Hal ini sudah menjadi komitmen, konsesus kita bersama dalam bernegara. Sangat tidak tepat, dan salah kalau ada sebagian di antara kita yang ingin menentangkan agama dengan Pancasila, sesuatu yang ahistoris, yang tidak berpijak pada sejarah kita.

Demikian disampaikan oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin pada acara Silaturahmi Kebangsaan Lintas Agama Se Provinsi Sulawesi Barat di Mamuju-Sulbar, Selasa (25/07).

“Dunia itu kagum sekaligus iri kepada Indonesia, karena kita punya Pancasila. Indonesia memiliki sesuatu yang mampu merekatkan kita di tengah-tengah keragaman ini. Oleh karenanya kita bersyukur, kita memiliki tokoh-tokoh agama,” kata Menag.

Menag mengatakan, tidak ada negara di dunia ini seperti Indonesia, begitu banyak ormas keagamaan. Dan ormas keagamaan itu menurut Menag, fungsinya sungguh luar biasa, ada majelis taklim. Tidak ada Negara di manapun yang memiliki majelis taklim yang jumlahnya ribuan bahkan puluhan ribu yang secara swadaya menanamkan nilai nilai agama.

“Belum lagi tradisi, ketua – ketua adat kita yang terus menjaga tradisi diseluruh wilayah Indonesia, hal itu bisa dirujuk akarnya pasti pada nilai-nilai agama, inilah kekayaan kita, mudah-mudahan semua ini bisa kita jaga, bisa kita rawat dengan baik, sehingga ke-Indonesia-an kita bisa kita wariskan kepada anak cucu kita,” kata Menag.

Sebagai sebuah bangsa kita masih muda, ucap Menag, oleh karenanya kita dituntut kegigihan dan ikhtiar bersama bagaimana kita menjaga ke-Indonesia-an ini dengan baik, keagamaan yang baik, kerukunan keagamaan yang baik, sehingga anak cucu kita juga bisa merasakan bagaimana dia bisa beribadah sesuai dengan keyakinannya, sesuai dengan agama yang dipeluknya dengan baik seperti kita sekarang.

“Kita bisa seperti ini karena warisan jasa para pendahulu kita, maka kini saatnya kita berkiprah dan bekerja bagaimana pada saatnya anak cucu kita juga bisa merasakan kenikmatan ber Indonesia yang saat ini,” ucapnya.

Turut hadir pada acara tersebut Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Barat Enny Anggraeni Anwar, Bupati Mamuju Habsi Wahid, Direktur Penerangan Agama Islam Khoirudin, Kepala Biro Humas, Data dan Informasi Mastuki, Kakanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Barat Muhdin, Kakanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan Abdul Wahid, dan Kapolda Provinsi Sulawesi Barat Brigjen Nandang. (ISNU)

Sumber: Kemenag

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: