Mencegah Penyimpangan Sejak Dini

Senin, 30 Oktober 2017
ISLAMNUSANTARA.COM, Bogor – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta Inspektorat Jenderal mengoptimalkan peran dan fungsinya dalam pengawasan preventif. Menag berharap Itjen dapat melakukan cegah dini setiap potensi penyimpangan.

“Kita sebagai pengawas menjadi garda terdepan, agar orang lain tidak melakukan kesalahan, ini pekerjaan yang sangat mulia sekali,” ujar Menag Lukman Hakim Saifuddin saat memberi arahan pembinaan kepada 516 pegawai Itjen Kemenag di Bogor, Sabtu (28/10).

Untuk itu, lanjut Menag, Itjen harus dapat membimbing dan memberikan konsultasi terarah kepada para Aparatur Negeri Sipil (ASN) Kemenag agar mereka tidak melakukan tindakan yang melanggar. “Itjen harus memberikan bimbingan, konsultasi, serta pendampingan atau pengawsan preventif. Bila terbukti dan tetap tidak sesuai, berikan sanksi sebagai pembelajaran, bukan sebagai ajang menyingkirkan,” tuturnya.

Sebagai lembaga pengawas, Menag minta Itjen dapat bersikap professional. Itjen dituntut untuk bersih terlebih dahulu sebelum memberi pengawasan kepada yang lain. Di samping itu, Itjen juga harus menguasai bidang tugas masing-masing.

“Jangan pernah berhenti belajar, karena tugas yang kita lakukan bersifat dinamis dengan sistem dan aturan yang berubah-ubah” ujar menag.

Irjen Kemenag M Nur Kholis Setiawan menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan dilakukan dalam rangka menyongsong program kerja tahun 2018. Kegiatan yang diikuti 516 pegawai ini dikemas dalam suasana kekeluargaan dan keakraban untuk membangun paradigma baru, yaitu bersatu, bersama dan bersinergi sebagai pengawas internal untuk mewujudkan Kementerian Agama yang lebih baik lagi di masa akan datang. (ISNU)
Sumber: Kemenag

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: