Meneladani Kesabaran Nabi Muhammad SAW

Selasa, 27 Desember 2016

ISLAMNUSANTARA.COM, Kuala Kapuas  – Nabi Muhammad SAW  merupakan Nabi yang selalu diberi Ujian oleh Allah SWT, sehingga ujian tersebut membentuk jiwa Nabi menjadi penyabar. Mulai masa kanak-kanak beliau sudah diuji dengan menjadi anak yatim. Hingga beliau diangkat sebagai Rasul, beliau tidak luput dari ujian ataupun cobaan.

Demikian disampaikan oleh Kepala KUA kecamatan Kapuas Murung kabupaten Kapuas, H. Nabchan, ketika menyampaikan tausyiah pada peringatan Maulid yang digelar ibu-ibu PKK kelurahan Palingkau Baru, Senin (19/12). Hadir pada kesempatan tersebut Ketua TP PKK kecamatan Kapuas Murung, Lurah dan ibu-ibu PKK kelurahan Palingkau Baru.

Dihadapan para jamaah, H. Nabchan menambahkan Rasul ketika dakwah selalu dapat ujian dari kalangan kaum Qurais dan pamannya Abu Lahab dan Abu Jahal. Namun beliau tetap bersabar dan dan karena kesabaran itulah syiar agama Islam bisa berkembang hingga sekarang ini.

“Sebagai umatnya, sudah sepatutnya kita meniru kesabaran Rasulullah,” ujar H. Nabchan.

Dilanjutkannya, dengan ujian kesabaran itulah, kadar keimanan seseorang bisa dilihat, sebagaimana firman Allah “Dan, orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan, mereka itulah orang-orang yang benar (imannya), dan mereka itulah orang-orang yang bertaqwa” (Al-Baqarah : 177).

H. Nabchan juga mengatakan menahan amarah termasuk sikap sabar sebagaimana hadist diriwayatkan Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda “Bukanlah orang yang kuat itu yang menang dalam pergulatan akan tetapi orang yang kuat ialah yang mampu menahan hawa nafsunya saat marah” (Muttafaqun Aleih).

Termasuk juga bersabar dalam menghadapi penyakit, sebagaimana hadist “Sesungguhnya sakitnya orang Muslim itu membuat Allah menghilangkan kesalahan-kesalahan, sebagaimana api yang menghilangkan kotoran emas dan perak”. (ISNU)

Sumber: Kemenag

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: