Mufti Arab Saudi Wahabi: Maulid Nabi Syirik, Maulid Raja Wajib

Kamis, 19 September 2016

ISLAMNUSANTARA.COM, – Mufti kerajaan Arab Saudi, Abdul Aziz bin Abdullah Al Syaikh, pernah mengatakan bahwa memperingati maulid Nabi menyebabkan kemusyrikan, tapi memperingati HUT raja adalah wajib. Alasannya, memperingati maulid Nabi tidak memiliki dasar, sementara memperingati maulid raja merupakan bagian dari ekspresi ketaatan pada wali amr (penguasa). (Baca juga: Imam Besar Chechnya: Terorisme dan Ekstrimisme Berasal dari Kebodohan)

Pemutarbalikan dalil seperti di atas merupakan hal yang lumrah dalam ajaran Wahabi. Banyak sekali yang dapat kita lihat dalam kaitan ini di dalam buku-buku mereka. Di bawah ini adalah dua potongan gambar dari koran yang memuat dua “fatwa” aneh dan absurd sang mufti. (Baca juga: Kisah Maulid Para Nabi Banyak Disebut dalam Al-Quranmufti-saudi2

Belakangan ini para ulama dunia Islam telah sampai kepada kesepakatan bahwa ajaran-ajaran mazhab Wahabi menyimpang dari Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja). Kesepakatan yang kemudian dikukuhkan dalam sebuah muktamar internasional di Chechnya itu sebenarnya tidak muncul di ruang kosong. Ia merupakan hasil dari kajian terhadap setumpuk ajaran aneh dan irasional yang tersebar dalam kitab-kitab mazhab ini. (ISNU)

Sumber: Islamindonesia.id

One Response

  1. Raden Mas Kebo Anabrang29 September 2016 at 8:31 pmReply

    nah inilah salahsatu yg aneh dari yg sok ngerti islam dan satu2nya pewaris sorga, yaitu kaum wahhabagong
    fatwa yg sangat keblinger ketahuan sekali jilat pantat manusia(Raja) demi mengharapkan imbaln dunia yg sedikit ini di tukar dgn pahala akhirat yg kekal abadi, maulid yg memperingati orang yg membawa sinar terang dunia dan akherat di haramkan tapi HUT raja yg mesra sama Yahudi dan Nasrani diwajibkan…. ternyata generasi Abu Jahal dan Abu Lahab tumbuh subur di kalangan kerajaan Saudi… untuk melanggengkan persahabatan dengan Yahudi dan nasrani…. masyaallah

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: