MUI Minta Para Dai Selebriti Hati-hati dalam Berdakwah

Jum’at, 21 Juli 2017

ISLAMNUSANTARA.COM, Jakarta – Kekeliruan penyampaian materi ‘pesta seks’ dalam  program “Islam itu Indah” di TransTV, pada Sabtu, (15/7) yang disampaikan oleh dai muda, Syamsuddin Nur, mendapat banyak kecaman dari berbagai lapisan masyarakat. Pasalnya, materi yang disampaikan tersebut salah dalam menafsirkan ayat Al-Qur’an.

Menanggapi hal tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta kepada para ustaz pendakwah baik yang aktif tampil di media-media nasional atau apapun hendaknya berhati-hati menyampaikan materi dakwahnya.

Imbauan ini menyusul

Ketua MUI Bidang Infokom, KH Masduki Baidlowi, mengingatkan publik agar kejadian ini menjadi pelajaran berharga. “Berdakwaklah mengajak kebaikan dengan cara yang baik (mauidzah hasanah) tanpa menyakiti dan menyinggung perasaan orang lain,” kata dia saat berbincang dengan Republika.co.id di Jakarta, Kamis (20/7).

Masduki menjelaskan, dalam pertemuan mediasi dan klarifikasi yang dihadiri langsung oleh Ustaz Syamsuddin Nur di Kantor MUI, Jakarta, Selasa (18/7), pria yang populer dengan sebutan Ustaz Syam tersebut mengakui kekeliruannya dan meminta maaf ke MUI dan publik. Hadir dalam pertemuan tersebut, perwakilan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan Kementerian Agama.

Masduki mengatakan, MUI menerima klarafikasi dan permintaan maaf Ustaz Syam dengan catatan agar di kemudian hari bisa lebih hati-hati. “Baik penceramah ataupun stasiun TV yang menyiarkannya,” tutur dia. MUI mengimbau kepada publik agar kekeliruan ucapan Ustadz Syam dianggap selesai dengan klarifikasi dan permohonan maaf tersebut.   (ISNU)

Sumber: Republika

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: