Para Peserta Apel di Pekalongan Mendadak Berbaris Panjang dan Mengular Saat Disalami Habib Lutfi

Minggu, 08 Januari 2017

ISLAMNUSANTARA.COM, Pekalongan – Pelaksanaan apel kesetiaan NKRI yang digelar oleh Habib Luhfi bin Yahya, yang merupakan Rais Aam Idaroh Aliyah Jam’iyyah Ahlit Thariqah Al Mu’tabarah An Nahdliyyah (JATMAN), Sabtu (7/1) di alun-alun Kota Pekalongan tiba-tiba heboh.

Para peserta yang awalnya berbaris rapi untuk mengikuti jalannya apel kesetiaan didatangi oleh Habib Luthfi untuk sekadar menyapa dan sekaligus mengucapkan terima kasih.Tentu saja ribuan peserta tidak menyia-nyiakan kesempatan baik ini, khususnya oleh pelajar dari sekolah di bawah naungan LP Ma’arif NU dan pondok pesantren.

Bahkan untuk bisa sekadar salaman, tiba-tiba muncul barisan baru yang panjang dan mengular berjajar agar bisa salaman dengan tokoh kharismatik ini. Dengan sabar dan telaten Habib Luthfi menyapa dan bahkan disempatkan berdialog dengan peserta yang baru saja mengucapkan ikrar kesetiaan Negara Kesatuan Republik Indonsia (NKRI).

Sosok Habib Luthfi sudah menjadi idola dan panutan bagi warga Pekalongan dan sekitarnya. Tidak saja bagi umat Islam, akan tetapi bagi mereka yang non-muslim pun menganggap Habib Luthfi adalah rujukan bagi setiap masalah yang muncul. Maka tidak heran jika Pekalongan yang semula terkenal dengan sumbu pendek, kini nyaris tidak terdengar lagi.

Apel kesetiaan NKRI yang meneguhkan 6 butir sikap dukungan dan komitmen untuk tetap berada di bawah NKRI harus terus dikumandangkan dan digemakan. Pasalnya ancaman munculnya berbagai kelompok yang anti-NKRI telah mengancam bangsa Indonesia. Hal tersebut dikatakan Habib Luthfi usai apel.

“Kita tidak rela NKRI terkoyak-koyak, kita tidak rela bangsa Indonesia terpecah belah, maka apel ikrar kesetiaan ini sebagai wujud kita cinta NKRI,” ujarnya.

Ikut mendampingi Habib Luthfi keliling alun-alun temui peserta antara lain Wakapolda Jawa Tengah, Kapolres Pekalongan Kota yang juga Ketua Umum Panitia Maulid Nabi di Kanzus Sholawat dan segenap tamu undangan yang hadir. (ISNU)

Sumber: NU Online

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: