PCNU Sumedang: Hati-hati dalam Mengirim dan Menanggapi Informasi

Sabtu, 21 Januari 2017

ISLAMNUSANTARA.COM, Sumedang – Jika datang sebuah berita atau informasi, apalagi berita tersebut disampaikan oleh orang fasik, maka periksalah dengan teliti kebenaran berita tersebut. Lakukanlah konfirmasi (tabayun) untuk mengecek kebenarannya.

Demikian disampaikan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumedang, Jawa Barat H Sa’dulloh kepada warga NU untuk selalu berhati-hati dalam mengirim dan menanggapi berita.

 “Jangan sampai ada berita baru yang datang kepada kita, terus tanpa konfirmasi apa pun kita menyebarkannya. Kalau isi berita tersebut benar itu tidak jadi masalah, tapi kalau berita tersebut itu salah (hoax) maka akan muncul fitnah yang dilakukan secara berjamaah,” ujar Sa’dullah.

Ia menyampaikan hal itu dalam sesi maidhah hasanah dalam acara Lailatul Ijtima’ Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Tanjungkerta di Gedung Dakwah NU Kecamatan Tanjungkerta, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (20/1) malam. Kegiatan dihadiri Nahdliyin dan segenap pengurus NU setempat.

“Semoga warga NU khususnya di daerah Kecamatan Tanjungkerta bisa terhindar dari berita-berita fitnah,” ujar Sa’dulloh.

Rais Syuriyah MWCNU Kecamatan Tanjungkerta Masrur Jaelani mengatakan, Lailatul Ijtima’ kali ini diisi pembacaan barjanzi, mauidhah hasanah, dan pembacaan risalah manaqib Syeikh Abdul Qodir al-Jilani. Pembacaan risalah manaqib dipimpin oleh ketua Majelis Nurul Burhan Asep Munawar.

Masrur Jaelani juga mengatakan, ke depan agenda Lailaitul Ijtima’ yang bertempat di Gedung Dakwah NU Tanjungkerta akan dilaksanakan setiap Jumat Kliwon. (ISNU)

Sumber: NU Online

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: