Pembacaan Barzanji di Makassar Gunakan Bahasa Bugis

pcnu_makassar-640x420

Wakil Ketua NU Makassar Nur Halik, dalam keterangan Pers Kios Lagaligo, Makassar, Senin (21/12/2015). Nur Khalik didampingi, Bendahara NU Makassar H Hasnawi Makkatutu, Khatib NU Syaifullah, dan Wakil Sek Muh Nur. – Foto: Tribun Makassar

Selasa, 22 Desember 2015

MAKASAAR, ISLAMNUSANTARA.COM – Pemerintah Kota Makassar berencana menggelar peringatan maulid Nabi Muhammad SAW atau Maudu Lompoa di Anjungan Pantai Losari, Kamis 24 Desember 2015 mendatang.

Uniknya, dalam Maudu Lompoa warga akan membaca riwayat hidup Nabi dengan bahasa Makassar dan Bugis. Untuk memeriahkan Maudu Lompa, Pengurus Cabang Nadhdlatul Ulama (NU) Makassar berencana mengerahkan 1.000 warga nahdhiyin.

“Kami dari NU Makassar siap ambil bagian guna menyukseskan Maudu Lompoa yang digagas Pemkot Makassar dengan mengerahkan warga NU,” ujar Wakil Ketua PCNU Makassar M Nur Khalik, Senin (21/12/2015).

Nur Khalik menambahkan, untuk memeriahkan acara it, pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU di setiap kecamatan di Makassar diminta mengirimkan perwakilan untuk ambil bagian dalam zikir dan pembacaan Barzanji.

“Nanti kegiatan Al-Barzanjinya dilantunkan dalam dua bahasa, Makassar dan Bugis,” bebernya didampingi pengurus NU Makassar.

Menurut H Hasnawi, warga yang datang bisa berjumlah di atas 20 ribu sebagai bukti cinta mereka terhadap Rasulullah SAW. Seperti tahun-tahun sebelumnya peringatan maulid tahun ini kembali digelar tabligh akbar dan lomba bakul maulid antarinstansi sekota Makassar.

Peringatan Maudu Lompoa kali ini mengambil tema “Dengan Maudu Lampoa Nabi Besar Muhammad SAW 1437H, Mari Kita Teladani Akhlak Rasulullah dalam Mewujudkan Kota Makassar 2 Kali Lebih Baik”.

Sekretaris kota Makassar Ibrahim Saleh menyampaikan pesan dan imbauan agar selurub lapisan masyarakat dapat berpartisipasi aktif menyukseskan kegiatan tersebut. Rencana taushiyah akan disampaikan oleh DR H Othman Shihab.

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: