Pendidikan Tinggi Agama Islam Harus Berperan Aktif Jaga Moderasi Agama

Selasa, 14 Agustus 2018

ISLAMNUSANTARA.COM, Jakarta — Direktur Pendidikan Tinggi dan Keagamaan Islam, Arskal Salim mengatakan bahwa Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI)  saat ini harus memainkan peran aktif dalam menjaga moderasi beragama di Indonesia. Hal ini disebabkan kontribusi PTKI dalam menjaga moderasi beragama di Indonesia sekarang ini sedang mendapatkan ujian. Jika pada periode sebelumnya radikalisme beragama tidak begitu nampak, sekarang begitu terasa sekali.

Hal itu disampaikan Salim saat membuka Workshop Moderasi Agama di Jakarta, Senin (13/08).

“Dulu, gerakan mereka kita anggap kecil, tapi sekarang sudah menyebar ke mana-mana. Banyaknya orang yang terpapar radikalisme di beberapa tempat memberikan bukti bahwa gerakan mereka telah ada di semua lini, termasuk di perguruan tinggi agama,” sambungnya.

Dikatakan Arskal Salim, saat ini perlu dilakukan strategi khusus, tidak hanya langkah reaktif, tetapi juga preventif. “Perlu dibuat strategi khusus, bagaimana menangani orang-orang yang terpapar radikalisme di lingkungan PTKI, bagaimana menangani orang yang menganggap dirinya sudah ‘berhijrah’ tapi disuruh kembali dari hijrahnya,” imbuhnya.

Guru Besar UIN Jakarta ini meminta agar orang-orang yang memiliki pandangan keagamaan moderat di lingkungan PTKI ikut menyebarkan pemahaman keagamaan yang moderat. “Ini memang menjadi tantangan bagi kita, karena orang-orang yang memiliki pandangan keagamaan yang moderat biasanya tidak militan,” imbuhnya.

Acara Workshop diikuti para peneliti di beberapa lembaga mitra, dan tim Pokja Moderasi Agama Ditjen Pendidikan Islam. (ISNU)

Sumber: Kemenag

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: