Potret Masyarakat Islam di Nusantara Pukau Professor Ilmu Sosial Asal Jepang

Kamis, 19 Mei 2016

ISLAMNUSANTARA.COM — Pemeluk Islam di Nusantara menjadi harapan dunia dalam menyajikan model masyarakat beragama yang harmonis saat menghadapi pluralitas sosial keagamaan. Karakter Muslim yang peduli dan penuh penghargaan terhadap sesama perlu terus dipelihara masyarakat Muslim Indonesia.

Demikian disampaikan Prof. Hisanori Kato Ph.D, Professor Socio-Religious Anthropology pada Faculty of Policy Studies, Chuo University, saat menjadi pembicara pada International Public Lecture ‘’The Role of Religion in A Global Society’’ akhir 2015 lalu.

“Sikap Anda (Muslim, red.) terhadap realitas berbeda menjadi tolok ukur bagi masyarakat dunia untuk mengukur seperti apa sebetulnya Islam. Jadi peliharalah, perlihatkanlah kebaikan-kebaikan kepada dunia,” ujarnya.

Islam sebagai agama, lanjut Kato, telah menjadi modal sosial masyarakat Indonesia. Sebab dengan agama, masyarakat Indonesia bisa merajut perbedaan etnik-kultural dan meraih kemerdekaan.

Melalui penelitiannya yang cukup panjang di Indonesia, Islam juga memperkuat karakter masyarakat Indonesia yang dikenal ramah dan menghindari konflik. Karenanya, Islam mampu memberi nafas baru dalam cara pandang kebudayaan setempat.

Dengan karakter dan pemaknaan Islam demikian, lanjut Kato, masyarakat Muslim Indonesia bisa menjadi pusat perhatian masyarakat dunia dalam melihat model masyarakat agama yang harmonis. Terlebih Indonesia juga menerapkan sistem politik demokrasi, sehingga bisa menjadi modal masyarakat dunia dalam menerima Islam.

Sebagai informasi, Kato merupakan peneliti Jepang yang dikenal dekat dengan masyarakat Muslim Indonesia. Sejak masih meniti program doktoral di Faculty of Art, University of Sydney, Kato telah banyak bersentuhan dengan sejumlah tokoh dan masyarakat Muslim Indonesia seperti Mantan Presiden RI almarhum KH Abdurrahman Wahid (Gusdur).

Melalui penelitiannya yang panjang, Kato menulis sejumlah buku yang bersentuhan dengan masyarakat Muslim Indonesia. Dua diantaranya, Agama dan Peradaban danIslam di Mata Orang Jepang. (IslamNusantara/BERITA UIN Online)

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: