RENUNGAN! Nasehat Indah Ramadhan dari Gus Mus Untuk Kita

Rabu, 08 Juni 2016,

JAKARTA, ISLAMNUSANTARA.COM – Bulan Ramadhan adalah bulan penuh hikmah dan maghfirah, bulan yang sangat mulia dan penuh berkah. Untuk mengawali puasa tahun ini kami menyimak lagi puisi Gus Mus. Meski judulnya adalah “Nasehat Ramadhan untuk A. Mustofa Bisri”, tapi aku yakin itu merupakan pancaran ketawadhu`an seorang Gus Mus. Gus Mus menulis puisi dengan hati, dan apa yang datang dari hati tentu akan sampai juga ke hati. Inilah puisinya…

Nasehat Ramadhan (Buat Mustafa Bisri)

Mustafa

Jujurlah pada dirimu sendiri mengapa kau selalu mengatakan Ramadhan bulan ampunan

Apakah hanya menirukan nabi? atau dosa-dosamu dan harapanmu yang berlebihan yang menggerakkan lidahmu begitu

Mustafa

Ramadhan adalah bulan antara dirimu dan tuhanmu

dari hanya untuk-Nya

dan Ia sendiri tak ada yang tahu apa yang akan dianugerahkannya kapadamu

semua yang khusus untuk-Nya khusus untukmu

Mustafa

Ramadhan adalah bulan-Nya yang Ia serahkan padamu

dan bulan

serahkanlah semata-mata pada-Nya

bersucilah untuk-Nya

bershalatlah untuk-Nya

berpuasalah untuk-Nya

berjuanglah melawan dirimu sendiri untuk-Nya

Sucikanlah dirimu berpuasalah

sucikan tanganmu berpuasalah

sucikan mulutmu berpuasalah

sucikan hidungmu berpuasalah

sucikan wajahmu berpuasalah

sucikan matamu berpuasalah

sucikan telingamu berpuasalah

sucikan rambutmu berpuasalah

sucikan kepalamu berpuasalah

sucikan kakimu berpuasalah

sucikan tubuhmu berpuasalah

sucikan hatimu, sucikan pikiranmu berpuasalah

sucikan dirimu

Mustafa

bukan perutmu yang lapar, bukan tenggorokan kering

yang mengingatkan kedhaifan dan melembutkan rasa

perut yang kosong dan tenggorokan yang kering ternyata hanya penunggu atau perebut kesempatan yang tak sabar atau terpaksa

barang kali lebih sabar sedikit dari mata, tangan, kaki dan kelamin

lebih tahan sedikit berpuasa

tapi hanya kau yang tahu

hasrat dikekang untuk apa dan untuk siapa

puasakan kelaminmu untuk memuasi ridho

puasakan tanganmu untuk menerima kurnia

puasakan mulutmu untuk merasai firman

puasakan hidungmu untuk menghirup wangi

puasakan wajahmu untuk menghadap keelokan

puasakan matamu untuk menatap cahya

puaaskan telingamu untuk menangkap merdu

puasakan rambutmu untuk menyerap belai

Puasakan kepalamu untuk menekan sujud

puasakan kakimu untuk menapak sirat

puasakan tubuhmu untu meresapi rahmat

puasakan hatumu untuk menikmati hakikit

puasakan pikiranmu untuk meyakini kebenaran

puasakan dirimu untuk menghayati hidup

TIDAK!!

puasakan hasratmu hanya untuk hadirat-Nya

Mustafa

Ramadhan bulan suci katamu

kau menirukan ucapan nabi?

atau kau telah merasakan sendiri kesuciannya melalui kesucianmu?

tapi bukankah kau masih selalu menunda-nunda

menyingkirkan kedengkian, keserakahan, ujub, riya, takabbur

dan sampah-sampah lainnya yang mampat dalam comberan hatimu

Mustafa

inilah bulan baik saat baik untuk kerja bakti membersihkan hati

inilah bulan baik saat baik merobohkan berhala dirimu

yang secara terang-tarangan dan sembunyi-sembunyi kau puja selama ini

atau akan kau lewatkan kesempatan ini

seperti Ramadhan lalu…

***

Semoga Ramadhan tahun ini akan lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya. Salam Senyum. (ISNU)

Sumber: GusMus.Net

One Response

  1. Ridwan9 Juni 2016 at 10:42 pmReply

    menyetuh hati
    hati”entahkah hati suci seperti bulan Ramadhan penuh suci

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: