RUMUS!!! Pemahaman Agama yang Sempit + Fanatisme = Radikalisme

Senin, 04 Desember 2017

ISLAMNUSANTARA.COM, Serang – Sebab radikalisme dan terorisme dikaitkan dengan Islam adalah karena fanatisme. Hal itu disampaikan oleh Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Serang KH Matin Syarqawi saat berbicara dalam Mudzakarah Kebangsaan Alim Ulama dan Pimpinan Pondok Pesantren se-Provinsi Banten, Kamis (30/11/2017).

“Isu radikalisme dan terorisme selalu dikaitkan dengan agama Islam. Penyebabnya antara lain adalah fanatisme yang diakibatkan oleh pemahaman agama yang sempit,” katanya.

Ia juga menyampaikan, bahwa perasaan paling benar dan hebat itu menjadi ciri yang membedakannya sebagai paham radikal. “Salah satu unsur perbedaan yang mengarah pada paham radikal adalah merasa dirinya paling benar dan hebat,” tuturnya.

Mereka yang berpahaman radikal juga sangat mudah menuduh orang kafir,  munafik, dan tuduhan-tuduhan lainnya. Padahal, term tersebut maknanya sangat rigid sehingga sangat sulit menilai orang ini kafir atau bukan. Masalah hati dan keyakinan, tentu tidak bisa dijangkau oleh orang, kecuali Allah dan pelakunya sendiri yang mengetahuinya.

Menanggapi hal tersebut, Kiai Matin menyampaikan, bahwa konteks kafir dan fasik itu sangat luas, tidak sesederhana itu.

Banyaknya perbedaan pandangan di kalangan ulama tidak membuat para ulama itu saling mengkafirkan ataupun menuduh pendapat lain salah, dan pendapat dirinya yang paling benar. Hal tersebut menurut Pengasuh Pesantren Al-Fathaniyah Kota Serang itu ditengarai oleh kematangan pengetahuan yang dimiliki oleh ulama tersebut.

“Perbedaan pemikiran di antara para ulama sebenarnya dilandasi oleh pengetahuan yang matang sehingga tidak mudah mengafirkan menakala dihadapkan dengan perbedaan pandangan,” ujarnya.

Oleh karena itu, Kiai Matin mewanti-wanti para peserta untuk mewaspadai radikalisme itu. “Radikalisme yang mengarah pada distorsi kemanusiaan dan keumatan perlu diwaspadai dengan baik dan benar,” pungkasnya. (ISNU)

Sumber: Harakatuna

No Responses

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: